Breaking News

Punya "Siri," NH Tetap Maju di Pilkada Meski SN Tersangka

Arifien Manggau

Reporter : Ibnu Sultan

MAKASSAR, LAMELLONG.COM; -- Pasca ditetapkannya Setya Novanto (SN) sebagai tersangka e-KTP oleh KPK yang diduga menguntungkan diri sendiri, atau korporasi, sehingga merugikan negara Rp2,3 triliun. Hal tersebut tentu menjadi trending topik, pasalnya berbagai kalangan berasumsi kalau ini bakal berdampak pada Pilgub Sulsel.

Pengamat Politik asal Universitas Negeri Makassar (UNM) Arifien Manggau menuturkan, dengan tersangkanya Setnov, tidak berpengaruh dalam pencalonan NH-Aziz pada Pilkada Sulsel 2018 mendatang.

NH dikenal sebagai orang bugis Makasaar yang menjunjung tinggi nilai - nilai "Siri Na Pacce" (memuliakan dirinya ditengah terjangan badai menghempasnya diri) artinya NH-Azis masih punya harga diri sebagai kader yang berlambang beringin dan naluri Bugis-Makassar.

"Persoalan tersangka Setnov atas e-KTP oleh KPK sebenarnya tidak ada hubungannya dengan pencalonan NH-Azis.
NH-Azis, saya kira masih optimis untuk mencalonkan diri sebagai Gubernur-Wakil Gubernur," ujar Daeng Iping sapaan akrab Arifien Manggau, Selasa (18/7/17).

"Hanya saja tersangkanya Setnov, tentunya ada hal lain yang secara psikologis dapat mengganggu kestabilan partai berlambang beringin tersebut," lanjutnya.

Dijelaskan, pasca Setnov dalam sangkaan KPK pada proyek e-KTP, di sisi lain, Arifien menilai, NH-Azis bahkan semakin getol memenangkan dirinya dalam Pilkada sebagai bentuk siri' na pacce," paparnya.

Ia menambahakan, "saya kira NH-Azis masih merajut kebersamaan untuk maju di pilgub, namun Persoalan MUNASLUB itu, ada konstitusi yang mengaturnya dalam bingkai AD-ART kepartaian dan NH sangat tahu persoalan itu," tambahnya.

Tidak ada komentar