Breaking News

Bio Cypress Solusi Sembuhkan Berbagai Penyakit

Dari kiri ke kanan, Irma (Jakarta), Erniwati (Samarinda Kaltim), Alimuddin (Soppeng Sulsel), Zulfikar (Samarinda Kaltim) dan Hj. Ningsih (Sulsel)


Reporter : Suherman


MAKASSAR, LAMELLONG.COM; -- Setelah berpisah selama 31 tahun, sejak 1986 akhirnya, di New Tosil Cafe Jl.Tun Abd. Razak Makassar, 2 orang mantan murid dan seorang mantan guru di SMPN 1 Muara Badak Kalimantan Timur 1986, bertemu pada Kamis, 14 September 2017.

Dua orang mantan murid di SMPN Muara Badak 1986 tersebut, Zulfikar alumni almamater tersebut 1987 dan Erniwati alumni almamater yang sama 1986. Adapun seorang gurunya ketika itu, Alimuddin. Ia mengajar bidang studi Bahasa Inggris.

Kini ketiganya bertemu, selain kembali mengenang cerita lama di sekolah Tempo Doeloe. Mereka juga berbicara tentang aktifitas kekinian masing - masing.

Dari perbincangan mereka, lamellong.com mencatat, Alimuddin saat ini bergelut di dunia jurnalistik dan juga Tenaga Ahli Fraksi PPP DPRD Kabupaten Soppeng Sulsel. Sementara Zulfikar dan Erniwati kini mereka bergelut di dunia bisnis yang bergerak di bidang obat-obatan.

Pengobatan yang mereka pasarkan, Bio Cypress. Obat tersebut diproduksi oleh PT Penawar Lagenda Indonesia. Beberapa obat (herbal) ini, antara lain; Bio Cypress Pil (untuk mengatasi semua penyakit yang bermasalah dengan sendi, tulang dan saraf), Bio Cypress Shachet (meningkatkan pitalitas bagi pria dan mengatasi semua penyakit yang berhubungan dengan, sendi, saraf dan tulang), Graviola Cypress (mengobati dan mencegah penyakit kanker) dan Natural Ben Laxan (melancarkan buang air besar).

Dari PT Penawar Legenda Indonesia yang datang ke Makassar ini, untuk memperkenalkan dan memasarkan herbal produksi perusahaan tempat mereka bekerja itu, mereka adalah Zulfikar, Erniwati (Samarinda Kaltim), Irma (Jakarta) dan Hj. Ningsih  (Sulsel).

Beberapa pasien mereka yang menjelaskan tentang manfaat herbal tersebut, berikut testimoninya;




Kembali soal pertemuan antara guru dan murid, Zulfikar dan Erni menyatakan rasa bahagia sekali bisa bertemu dengan gurunya saat sekolah di SMP, 31 tahun silam. Mendengar ungkapan rasa bahagia dari sang murid, guru mereka, Alimuddin juga mengungkapkan hal yang sama. Alimuddin mengatakan, sudah sangat berbahagia karena selain menyaksikan muridnya bisa menjadi ibu dan istri yang baik, juga bisa membantu suami dalam memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga masing-masing.





Tidak ada komentar