Breaking News

Survey Poltracking Terakhir Tempatkan NH-AZIZ di Posisi Puncak

H. A. M. Nurdin Halid

MAKASSAR, LAMELLONG.COM; -- Lembaga Survei Poltracking Indonesia, di Hotel Ibis Jl Maipa Makassar, pada Minggu, 24 September 2017, merilis hasil Survei Trend Elektabilitas Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur Sulsel tahun 2018,

Dari rilis survei trend elektabilitas poltracking simulasi Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel, pasangan Nurdin Halid - Aziz Qahhar Mudzakkar mencapai 19.79 persen, Ichsan Yasin Limpo - Andi Mudzakkar 17.39 persen, Nurdin Abdullah - Tanribali Lamo mencapai 16.37 persen  dan pasangan Agus - Aliyah memperoleh 8.95 persen.

Namun dari segi individu perseorangan Calon Gubernur tanpa wakil, Ichsan Yasin Limpo memperoleh elektabiltas mencapai 18.80 persen, disusul Nurdin Halid 18.46 persen, kemudian Nurdin Abdullah 15.47 persen dan Agus Arifin Nu'mang 8.31 persen.

Jika Pilgub Sulsel hanya diikuti oleh dua kandidat maka temuan survei Poltracking yang dimulai sejak 10 sampai 17 Agustus 2017, maka NH - Aziz memperoleh 26.43 persen dan IYL - Cakka memperoleh 23.79 persen.

Menurut Senior Manager Riset Poltracking, Arya Budi bahwa stratified multistage random sampling atau sampling tingkat desa dengan 800 responden di seluruh desa di Sulsel, dengan Margin Error kurang lebih 3,5 persen dengan tingkat 95 persen.

Sementara itu, masih lembaga survey yang sama, Aziz Qahhar Mudzakkar menjadi figur dengan elektabilitas tertinggi ketimbang bakal calon wakil gubernur Sulsel 2018 lainnya. Hasil itu terekam dari survei yang dilakukan Poltracking Indonesia, pada 10-17 Agustus lalu. Aziz yang resmi berpasangan dengan Nurdin Halid, mendapat angka elektabilitas 22,63 persen.

Aziz mengungguli saudaranya, Andi Mudzakkar (Cakka), yang juga telah resmi bergandengan dengan Ichsan Yasin Limpo. Cakka berada di posisi ketiga dengan perolehan angka yang terpaut jauh, dengan 5,63 persen.

Bahkan, Cakka juga diungguli soal elektabilitas oleh Rusdi Masse (11,38 persen), yang bukan lain merupakan eks pesaingnya sebelum akhirnya dipinang IYL beberapa waktu lalu.

Sementara nama lainnya seperti Aliyah Mustika Ilham yang diisukan akan berpasangan dengan Agus Arifin Nu'mang, hanya meraup 4,09 persen. Begitu pun dengan Tanribali Lamo yang diisukan bakal berpasangan dengan Nurdin Abdullah, dengan angka 1,92 persen.

Sementara 43,35 persen yang tidak tahu atau tidak menjawab dari survei tersebut soal siapa calon wakil gubernur pilihannya.

Senior Riset Poltracking Indonesia, Arya Budi menjelaskan, dari survei yang dilakukan, ada beberapa alasan masyarakat memilih calon wakil gubernur tersebut.

"22,76 persen responden menjawab karena alasan merakyat, 8,82 persen karena berpengalaman dan 6,91 persen menjawab karena jujur, serta alasan-alasan lainnya," paparnya, di Hotel Ibis, Makassar, Jalan Maipa, pada Minggu (24/9/2017).

Survei Poltracking yang dilakukan pada 10-17 Agustus lalu tersebut mengambil 800 responden yang tersebar di 24 kabupaten/kota di Sulsel. Margin of error berkisar 3,5 persen dengan tingkat kepercayaan mencapai 95 persen.

Menanggapi hasil survey Lembaga Survey Poltracking yang dirilis tersebut, Nurdin Halid langsung mengirim Surat Terbuka sebagai apresiasi terhadap kerja - kerja politik Tim Pemenangan NH-AZIZ dan Parpol yang sudah menyatakan sikap memberikan dukungannya juga kepada masyarakat Sulsel.

Berikut Surat Terbuka NH yang tiba di meja redaksi Lamellong.com;

Assalamu Alaikum Warahmatullah Wabarakatuh

Sahabat, Saudaraku semua.
Sebuah kesyukuran bagi kita semua melihat hasil survei yang dirilis Lembaga Survei yang telah memberikan hasil positif bagi pasangan NH-Aziz hari ini. Beberapa bulan lalu, hasil survei kita masih di bawah kandidat lainnya. Alhamdulillah, hari ini dalam survei tersebut, kita berada di peringkat atas mengungguli kandidat lainnya yang ikut disurvei dalam simulasi berpasangan. Dalam menyikapi hasil survei ini ada beberapa hal yang perlu saya sampaikan kepada kita semua.

Pertama;

Saya mengucapkan terima kasih atas kerja keras kita sampai sejauh ini dalam menyosialisasikan figur dan program NH-Aziz dalam membangun Sulsel Baru 2018 lewat Gerakan Bangun Kampung yang berdasar pada Tri Karya Pembangunan.

Tentu upaya kita semua telah menunjukkan hasil. Ini menjadi bukti, proses perjuangan yang kita lakukan bersama-sama tentu bukanlah hal yang sia-sia.

Kedua;

Hasil tren positif yang didapatkan pasangan NH-Aziz dari sejak menyatakan diri siap berpasangan membangun kampung adalah bukti masyarakat kita menerima dengan baik program pembangunan yang telah dicanangkan sebagai upaya mewujudkan pemerataan, guna memangkas ketimpangan agar kesejahteraan bisa dirasakan segenap masyarakat. Karenanya mari kita lanjutkan upaya sosialisasi program ini kepada masyarakat lebih luas lagi.

Ketiga;

Hasil yang baik ini jangan membuat kita lengah sedikitpun. Sebab kemenangan sesungguhnya adalah pada saat masa pencoblosan pada Juni 2018 mendatang.

Olehnya, marilah kita bersama-sama menjadikan hasil yang baik ini sebagai pemicu untuk lebih keras lagi bergerak menuju ke kampung-kampung untuk menyampaikan kabar gembira terwujudnya Sulsel Baru di bawah peran strategis NH-Aziz.

Kita harus bergerak sampai ke desa-desa, wilayah pesisir, kepulauan, daerah pegunungan dan wilayah terpinggirkan lainnya. Kita ajak masyarakat bersama-sama bergerak untuk membangun Sulsel dengan memenangkan NH-Aziz.

Keempat;

Saya menitip pesan kepada segenap Tim, Pejuang, Simpatisan NH-AZIS untuk menahan diri agar tidak terprovokasi dengan banyaknya ujaran kebencian dalam bentuk 'black campaign'. Sebab kita ingin memenangkan hati masyarakat lewat program pembangunan yang kita canangkan.

Dan upaya-upaya kampanye dengan model menyerang, menghina tidak sesuai dengan kehidupan kita berbangsa dan bernegara. Lebih khusus upaya semacam itu jauh dari adat kebudayaan masyarakat Sulsel.

Saya ingatkan kembali bahwa Tri Karya Pembangunan NH-AZIZ yang ketiga adalah Pembangunan berbasis kearifan budaya lokal. Olehnya, kita perlu menjaga diri untuk tetap berpegang pada program yang dicanangkan NH-Aziz.

Mari kita bergerak dengan cara-cara yang baik, sesuai adat budaya kita di Sulsel. Itulah hal yang perlu saya sampaikan kepada kita semua.

Mari terus bertaut tekad, menyatukan semangat untuk berjuang bersama-sama membangun Sulsel yang berkeadilan sosial dan ekonomi.

Sekali lagi, rasa syukur kepada Tuhan, Allah Swt dan terima kasih kepada segenap tim, pejuang dan masyarakat Sulsel yang telah berjuang dengan penuh kesungguhan untuk NH-AZIZ.

Tentu kita semua adalah bagian dari gerakan perubahan ini. Mari kita terus bersama-sama merestorasi Sulsel.
Salam hangat dan hormat untuk kita semua.

Wassalamu Alaikum Warahmatullah
Wabarakatuh.

HAM Nurdin Halid

(info berbagai sumber/hyt/usa)




Tidak ada komentar