Breaking News

AHY "Goes To Kampus Universitas Hasanuddin"



MAKASSAR.LAMELLONG.COM : - Ikatan Alumni (IKA) Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Hasanuddin (Unhas) menggelar Kuliah Kebangsaan dalam momentum peringatan Hari Sumpah Pemuda, Kamis (26/10/2017).

Kegiatan ini diberi nama Sumpah Pemuda: Reload menghadirkan keynote speaker Direktur Eksekutif The Yudhoyono Institute, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Sumpah Pemuda: Reload oleh IKA FMIPA Unhas yang digelar di Baruga AP Pettarani mengangkat tema Pemuda, Sains dan Teknologi menuju Indonesia Emas 2045.

Ketua Harian IKA FMIPA Unhas Nur Nasrullah mengatakan, peserta ditargetkan sebanyak 2.000 orang dari kalangan mahasiswa dan umum. Nur Nasrullah, yang juga merupakan ketua panitia Sumpah Pemuda: Reload, mengatakan, pendaftaran dibuka untuk umum.

“Bagi yang ingin ikut berpartisipasi, silakan mendaftar secara online di https://goo.gl/forms/yqf9MnWb2DJXUeBg1 atau datang langsung di panitia pendaftaran di lokasi pada hari pelaksanaan,” kata Nur Nasrullah.

Pendaftaran langsung di lokasi pelataran Baruga AP Pettarani, Kampus Unhas Tamalanrea, mulai pukul 10.00 Wita pada hari pelaksanaan acara.

Nur Nasrullah mengatakakan, kegiatan Sumpah Pemuda: Reload yang merupakan bagian dari momentum Hari Sumpah Pemuda pada 28 Oktober bekerja sama dengan Fakultas MIPA dan Unhas.

Kegiatan dimulai pukul 12.30 Wita diawali dengan over view atau paparan latar belakang kegiatan dari Ketua IKA FMIPA Unhas Andi Irwan Patawari.

Andi Irwan Patawari mengatakan, Sumpah Pemuda merupakan tonggak sejarah yang penting untuk bangsa Indonesia. Ada tiga pesan penting Sumpah pemuda, kata Andi Irwan Patawari, yakni bertanah air satu, berbangsa satu, dan berbahasa satu.

“Hal itu adalah faktor penting bagi negara ini,” papar Andi Irwan Patawari.

Andi Irwan Patawari mengatakan, kuliah kebangsaan yang menghadirkan AHY sebagai tokoh pemuda nasional diharapkan akan memberikan motivasi bagi pemuda.

Nur Nasrullah mengatakan, pemilihan nama Sumpah Pemuda: Reload adalah bahwa dipandang perlu adanya penyegaran kembali akan penghayatan nilai-nilai sumpah pemuda.

“Tantangan hari ini bukan lagi pada perjuangan bersenjata, namun terletak pada penguasaan sains dan teknologi,” kata Nur Nasrullah. (hyt)

atan Alumni (IKA) Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Hasanuddin (Unhas) menggelar Kuliah Kebangsaan dalam momentum peringatan Hari Sumpah Pemuda, Kamis (26/10/2017).

Kegiatan ini diberi nama Sumpah Pemuda: Reload menghadirkan keynote speaker Direktur Eksekutif The Yudhoyono Institute, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Sumpah Pemuda: Reload oleh IKA FMIPA Unhas yang digelar di Baruga AP Pettarani mengangkat tema Pemuda, Sains dan Teknologi menuju Indonesia Emas 2045.

Ketua Harian IKA FMIPA Unhas Nur Nasrullah mengatakan, peserta ditargetkan sebanyak 2.000 orang dari kalangan mahasiswa dan umum. Nur Nasrullah, yang juga merupakan ketua panitia Sumpah Pemuda: Reload, mengatakan, pendaftaran dibuka untuk umum.

“Bagi yang ingin ikut berpartisipasi, silakan mendaftar secara online di https://goo.gl/forms/yqf9MnWb2DJXUeBg1 atau datang langsung di panitia pendaftaran di lokasi pada hari pelaksanaan,” kata Nur Nasrullah.

Pendaftaran langsung di lokasi pelataran Baruga AP Pettarani, Kampus Unhas Tamalanrea, mulai pukul 10.00 Wita pada hari pelaksanaan acara.

Nur Nasrullah mengatakakan, kegiatan Sumpah Pemuda: Reload yang merupakan bagian dari momentum Hari Sumpah Pemuda pada 28 Oktober bekerja sama dengan Fakultas MIPA dan Unhas.


Kegiatan dimulai pukul 12.30 Wita diawali dengan over view atau paparan latar belakang kegiatan dari Ketua IKA FMIPA Unhas Andi Irwan Patawari.

Andi Irwan Patawari mengatakan, Sumpah Pemuda merupakan tonggak sejarah yang penting untuk bangsa Indonesia. Ada tiga pesan penting Sumpah pemuda, kata Andi Irwan Patawari, yakni bertanah air satu, berbangsa satu, dan berbahasa satu.

“Hal itu adalah faktor penting bagi negara ini,” papar Andi Irwan Patawari.

Andi Irwan Patawari mengatakan, kuliah kebangsaan yang menghadirkan AHY sebagai tokoh pemuda nasional diharapkan akan memberikan motivasi bagi pemuda.

Nur Nasrullah mengatakan, pemilihan nama Sumpah Pemuda: Reload adalah bahwa dipandang perlu adanya penyegaran kembali akan penghayatan nilai-nilai sumpah pemuda.

“Tantangan hari ini bukan lagi pada perjuangan bersenjata, namun terletak pada penguasaan sains dan teknologi,” kata Nur Nasrullah. (hyt)

Tidak ada komentar