Breaking News

Kampung Taluma Dibangun Konstruksi Jamban Keluarga bagi Ekonomi Lemah Aman Lingkungan



Reporter : Ibnu Sultan


WATANSOPPENG, LAMELLONG.COM; --  Sopoeng, Kecamatan Marioriawa, Kelurahan Kaca, Kampung Taluma, Rabu, 4 Oktober 2017.

Mengingat musim hujan sudah hampir tiba, pemukiman warga di Kampung Taluma sudah menjadi langganan banjir setiap tahun, air tergenang di bawah kolong rumah, yang diakibatkan oleh luapan air sungai dan danau di sekitar.

Saat itu warga pun kesusahan jika hendak buang air besar. Kebanyakan warga kalangan ekonomi lemah mengalami kesulitan dalam hal tersebut.

Inilah yang membuat tertarik Dr. Ir. H. Bakhrani Rauf, MT sebagai Tenaga Pengajar di Perguruan Tinggi untuk melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu Pengajaran, Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat.

Melalui Penelitian Produk Terapan (PTT) yang dilakukan Bakhrani Rauf dengan judul Model Konstruksi Jamban Keluarga untuk Masyarakat Ekonomi Lemah yang Aman Terhadap Lingkungan.

Dan hasil penelitian tersebut diaplikasikan pada masyarakat sehingga dapat memberikan kemudahan pada mayarakat pesisir yang lingkungannya kerap tergenang air pasang.  Bahkan kolong rumah  masyarakat pinggiran danau atau sungai itu kerap tergenang banjir.

Dimana desain konstruksi jambannya dengan ketinggian lantai 50 cm, bahan untuk  tiang  dan  rangkanya dari kayu lokal, dinding dari bambu pecah serta atap seng gelombang kecil dan lubang feses menggunakan buis beton dan muncul pada permukaan tanah sekitar 50 cm, menggunakan closet leher angsa begitupun septic-tanknya,  menggunakan buis beton, juga muncul pada permukaan tanah sekitar 50 cm sehingga pada saat naik air pasang atau air banjir dari luapan danau atau sungai maka tidak akan tergenang air closet dan septic-tank yang terpasang karena ketinggiannya melewati ketinggian air pasang atau air banjir maksimal pada wilayah tersebut, kemudian dilengkapi pipa rembesan yang dibalut dengan ijuk dan lapisannya batu pecah, kerikil dan pasir, Ucap" Bakhrani di Kampung Taluma Kelurahan Kaca Kecamatan Marioriawa Kabupaten Soppeng, Rabu, 4 Oktober 2017.

"Memang ini sengaja dilaksanakan pada wilayah pemukiman, khususnya di pinggiran danau Tempe. Begitupun penerapan konstruksi jamban keluarga model ini sudah diterapkan juga pada pemukiman pesisir pantai di Kecamatan Mallusetasi Kabupaten Barru," ungkapnya.

Salah satu penerima manfaat atas program ini, Ambo Upe mengungkapkan, "ini sangat berguna dan bermanfaat bagi kami, karena susah rasanya mau buang air besar kalau sementara masih tergenang air kolong  rumah, jadi intinya kami sekeluarga berterimakasih atas bantuan ini, ungkap Ambo Upe" salah satu kepala keluarga yang selalu tergenang air banjir pada wilayah pinggiran danau Tempe di kampung Taluma, Rabu, 4 Oktober 2017.



Tidak ada komentar