Breaking News

Peduli Pendidikan, Yayasan Indonesia Timur Siapkan 100 Paket Beasiswa

Penandatangan MOU kerja sama antara UIT dengan Pemkot Bontang, disaksikan oleh Ketua Yayasan Indonesia Timur, H. Haruna MA. SE, MM. 

MAKASSAR.LAMELLONG.COM : - Yayasan Indonesia Timur (YIT) yang memiliki otoritas pengelolaan pada Universitas Indonesia Timur (UIT), tahun ajaran 2017-2018, akan menyiapkan beasiswa bagi komunitas dari 50% sampai 75% bagi masyarakat.

Demikian ujar Ketua YIT, H. Haruna MA. SE, MM, usai menyaksikan penandatanganan nota kesepahaman antara UIT dan Pemerintah Kota Bontang, Kalimantan Timur.

Untuk semester genap 2017, komunitas yang memperoleh kehormatan mendapatkan beasiswa 75% adalah wartawan dari sejumlah media cetak, elektronika dan online di Sulsel.

Tercatat tidak kurang dari 46 orang jurnalis, yang kini terdaftar di program Pascasarjana UIT dan Fakultas Sospol, Hukum dan Agama Islam. Untuk pascasarjana Magister Administrasi Pemerintahan Daerah, Magister Hukum, Magister Manajemen dan Magister Kesehatan.

Program beasiswa itu, di bawah otoritas Humas dan Kerjasama, yang menurut Kepala Humas Zulkarnain Hamson, adalah program kemitraan strategis, yang membuka ruang seluas mungkin bagi kalangan pekerja media menikmati pendidikan tinggi tanpa harus dipusingkan dengan beban pembiayaan yang tinggi.

H. Haruna, mengungkapkan bantuan biaya kuliah itu, juga sekaligus menjawab rumor bahwa UIT melakukan komersialisasi pendidikan, dan hanya mengejar keuntungan finansial.

Sebagai mantan wartawan Antara, H. Haruna, menyadari berbagai kendala  bagi pekerja media, bukan hanya waktu, melainkan juga biaya. Sementara tuntutan masyarakat pembaca berita, wartawan harus cerdas dan berilmu

Menyambut tawaran beasiswa 50% bagi jajaran aparat pemerintah daerah, bagi Strata Satu (S1) maupun Strata Dua (S2), Wakil Walikota Bontang, Kalimantan Timur, Basri Rase,  menyampaikan apresiasi dan rasa hormat atas bantuan H. Haruna melalui yayasannya. "Segera akan kami sikapi tawaran yang sangat menarik ini," ujar Wawali.

Diperkirakan tahun ajaran baru 2018, UIT akan membuka kuota sekira 100 penerima beasiswa komunitas. Hingga saat ini, pendaftar melalui Humas dan Kerjasama UIT, yang tidak terakomodir pada semester berjalan tahun ini, sudah mencapai kurang lebih 35 orang.

"Bahkan untuk hotel bagi mahasiswa dari luar daerah, kami berikan diskon hingga 50%," ujar H. Haruna. Saat ini dirinya telah mengelola tidak kurang dari 4 hotel, Rumah Sakit Umum, Poliklinik, Supermarket, dan berbagai unit usaha, yang semuanya dimaksimalkan bagi pertumbuhan dan kelancaran aktifitas UIT.

Rektor UIT, Prof. Dr. Muhammad Basri Wello, MA, yang juga mantan Koordinator Kopertis Wilayah IX Sulawesi, menyebutkan UIT, akan menyiapkan diri sebagai PTS yang bisa dipilih oleh mahasiswa bukan hanya di Sulawesi, melainkan juga di Kawasan Timur Indonesia (KTI).

Saat ini mahasiswa UIT berdatangan dari berbagai provinsi di KTI, diantaranya NTT, NTB, Maluku, Papua, Sultra, Sulbar dan Kalimantan. (Humas UIT/hyt)

Tidak ada komentar