Breaking News

Usai Pimpin Upacara HKN Bupati Serahkan Penghargaan kepada Puskesmas dan Desa






WATAMPONE, LAMELLONG.COM; -- Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-53 Tahun 2017 diperingati di seluruh Indonesia dengan mengusung tema, "Sehat Keluargaku, Sehat Indonesiaku”. Akan  halnya di Kabupaten Bone Sulawesi Selatan, bertempat di Lapangan Islamic Center Jl. Jend. Gatot Subroto Watampone, Selasa 14 November 2017 digelar upacara HKN dipimpin Bupati Bone Dr. H. Andi Fahsar Mahdin Padjalangi, M.Si.

Hadir pada upacara tersebut, Wakil Bupati Bone Drs. H. Ambo Dalle, M.M. bersama Ibu, Dandim 1407 Bone Letkol Inf.Bobbie T., Wakapolres Bone Kompol Dodik dan Ketua Forum Kabupaten Bone Sehat Hj.Kurniaty A.Fahsar,S.Pec.Not.

Dalam amanatnya sebagai Inspektur Upacara, membacakan sambutan Menteri Kesehatan RI, Bupati menyebutkan, tema Peringatan HKN kali ini sejalan dengan Program Indonesia Sehat (PIS) yang menempatkan keluarga sebagai bagian penting dalam membentuk masyarakat yang mandiri untuk hidup sehat.

“Lingkungan keluarga memberikan dasar bagi seseorang untuk memiliki kebiasaan, perilaku, dan gaya hidup yang sehat. Oleh karena itu, membudayakan hidup bersih dan sehat harus dimulai dari keluarga,” paparnya.

Bupati Bone menambahkan, dalam rangka menyukseskan PIS dengan pendekatan Keluarga ini, Kemenkes telah mengeluarkan Permenkes 39/2016 tentang Pedoman Penyelenggaraan Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga dan Permenkes 43/2016 tentang Standar Pelayanan Minimal (SPM) Bidang Kesehatan yang di dalamnya tertuang 12 Indikator Keluarga Sehat (IKS) yang harus dilakukan Kabupaten/Kota yang pencapaiannya harus 100%.

Sebagian besar indikator SPM Bidang Kesehatan, papar bupati, beririsan dengan 12 IKS. Terdapat 8 IKS terkait dengan SPM dan hanya 4 IKS yang tidak, yakni: merokok, jamban sehat, akses terhadap air bersih, dan keanggotaan pada Jaminan Kesehatan Nasional (HKN).

“Karenanya, jika pendekatan keluarga ini dilaksanakan dengan baik, maka dapat dipastikan akan meningkatkan capaian SPM Bidang Kesehatan di kabupaten/kota,” terangnya.

Dalam amanatnya, Menkes juga mengurai tentang pentingnya melibatkan berbagai elemen masyarakat lintas sektor dalam rangka pembangunan kesehatan yang diwadahi oleh Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS).

“Dengan mendorong PIS menggunakan pendekatan keluarga dan GERMAS, kita berupaya membangun kemandirian keluarga dan masyarakat dalam hidup sehat sebagai upaya promotif dan preventif yang pada akhirnya dapat meningkatkan derajat kesehatan masyarakat setinggi-tingginya.” papar Bupati membacakan sambutan Menkes.

Di ujung amanat Menkes yang dibacakan Bupati Bone, dipaparkan pula sejumlah permasalahan kesehatan yang masih terjadi di Indonesia, yakni; tingginya angka kematian ibu, tingginya angka kurang gizi, serta penyakit menular dan tidak menular. Disebutkan, permasalahan-permasalahan ini harus segera diselesaikan.

Terakhir Menteri Kesehatan mengajak segenap jajaran kesehatan senantiasa menggelorakan semangat revolusi mental melalui penghayatan dan pengamalan tiga nilai utama, yakni; integritas, kerja keras, dan gotong royong untuk mencapai masyarakat sehat, mandiri, dan berkeadilan.

Rangkaian Upacara Peringatan HKN ke-53 Tahun 2017 ini dilanjutkan Penyerahan Penghargaan bagi Puskesmas dan Desa yang berprestasi di Bidang Kesehatan. (usa)




Tidak ada komentar