Breaking News

Sukses Laksanakan Gerakan SoBAT, Sembilan Desa Terima Penghargaan dari Bupati Soppeng


Bupati Soppeng, H. A. Kaswadi Razak, SE menyerahkan Piagam Penghargaan kepada Kades Mattabulu Drs. Jumaldi


Deklarasi ODF di Desa Marioritengnga


Reporter : Sanusi Muda

WATANSOPPENG-LAMELLONG. COM; -- Tahun 2018 Kabupaten Soppeng harus bebas dari perilaku buang air besar sembarangan ini harga mati.

Begitu penegasan Bupati Soppeng di Desa Marioritengnga, Senin 4 Desember 2017, dalam acara deklarasi ODF (Open Defecation Free)  .

Bupati Soppeng H. A. Kaswadi Razak. SE,  menilai, rendahnya kepemilikan dan akses masyarakat akan sanitasi menyebabkan kondisi lingkungan yang buruk.

Tentu sangat berpengaruh pada derajat kehidupan dan tingkat kesehatan masyarakat, pada akhirnya dapat mempengaruhi kegiatan ekonomi daerah.

Demikian pula sebaliknya  masyarakat sehat memicu peningkatan ekonomi .

Untuk itu Bupati Soppeng mengingatkan untuk mencapai target kita butuh kerja bersama, dari masyarakat, pemerintah desa/kelurahan, kecamatan dan para kepala SKPD terkait Pokja Sanitasi.

Kaswadi berharap kepada desa telah mendeklarasikan ODF pada hari ini, tetap dilakukan pemantauan kepada masyarakat sekiranya butuh perbaikan.

Akhir tahun 2017 ini sebanyak 9 desa telah dinyatakan bebas dari perilaku buang air besar sembarangan,  Desa Marioritengnga, Barae, Gattareng, Tinco, Paroto,  Tetewatu, Umpungeng dan Desa Mattabulu.

Kepada desa lainnya, Bupati Soppeng ingin mendengar nama desa dan kelurahan lainnya disebut pada saat deklarasi ODF berikutnya dan harus tuntas tahun 2018.

Di Kab. Soppeng sekira 4000 lebih tidak punya jamban keluarga.

Diketahui, Bupati Soppeng telah mencanangkan Gerakan Soppeng Bebas Ancaman Tinja (SoBAT) pada Agustus 2017.



Tidak ada komentar