Breaking News

Haidar Madjid, Sosialisasikan Perda No. 2 Tahun 2017 Tentang Wajib Belajar Pendidikan Menengah

Haidar Madjid saat menyampaikan pentingnya Perda No. 2 Tahun 2017, Tentang Wajib Belajar Pendidikan Menengah. (foto, nonk madjid) 

MAKASSAR.LAMELLONG.COM : - Salah satu hak dasar warga negara adalah haj memperoleh pendidikan, olehnya wajib belajar 9 tahun sudah menjadi keharusan sejak pemerintahan Presiden ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono.

Atas dasar pentingnya pendidikan tersebut, lahirlah Peraturan Daerah (Perda) No. 2 Tahun 2017, Tentang Wajib Belajar Pendidilan Menengah, yang oleh Haidar Madjid Anggota DPRD Prov. Sulawesi Selatan Fraksi Partai Demokrat melaksanakan keharusan dalam penyebarluasan Perda No. 2 Tahun 2017, yang dilaksanakan Hotel Harper Makassar, Selasa 27 Pebruari 2018.

Gayung bersambut, warga pun merespon gembiran atas produk Perda itu, bagi para orang tua, Perda itu menjadi berita yang menggembirakan karena tentu saja, tidak akan ada lagi putra-putri usia sekolah yang tidak mengecap pendidikan, minimal pendidikan menengah.


Di hadapan ratusan peserta yang memadati aula balla lompoa hotel herper, Haidar Madjid menyatakan "Perda ini adalah inisiatif anggota DPRD Prov. Sulsel yang Alhamdulillah direspon positip oleh Bapak Gubernur Sulsel, yang menjadi keharusan bagi DPRD maupun Pemprov. Sulsel untuk menyebarkan informasi atas produk perda ini. Tujuan penyebaran Perda ini adalah untuk diketahui oleh seluruh warga Sulsel dan memastikan bahwa tidak ada lagi anak-anak kita yang tidak mengecap pendidikan, minimal SMA atau sederajat.

Lebih lanjut, Haidar Madjid menekankan kepada warga "Ilmu adalah harta yang tidak akan pernah susut, ilmu semakin disebarkan semakin bertambah pula ilmu itu pada kita, bagi orang yang berilmu yakinlah hidupnya bahagia dan semakin tinggi ilmu seseorang maka orang itu bermartabat, olehnya ilmu menjadi wajib dan karena itu Perda No. 2 Tahun 2017 lahir untuk generasi penerus".


Pada acara sosialisasi Perda tersebut, hadir Hidayat Hafied (Wakil Ketua DPD Partai Demokrat Sulsel), dan Alfatah dari Biro Hukum & HAM Pemprov. Sulsel,  mendampingi Haidar Madjid dalam penyebarluasan Perda wajib belajar pendidikan menengah. (nonk/hyt)

Tidak ada komentar