Breaking News

Taufik Hidayat, Bahar Ngitung dan 19 Tokoh Lainnya Resmi Jadi Kader Partai Demokrat


Ketua Umum DPP-PD Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Ibu Ani Yudhoyono, Ketua Dewan Pembina DPP-PD EE Mangindaan, Sekretaris Jenderal DPP-PD Hinca Pandjaitan, Ketua Badan Pembinaan Organisasi Keanggotaan dan Kaderisasi DPP-PD Pramono Edhie Wibowo, Ketua Komisi Pemenangan Pemilu DPP-PD Edhie Baskoro Yudhoyono, dan Ketua Kogasma Pemenangan Pemilu 2019 Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) foto bersama dengan 21 tokoh dari dunia seni, wirausaha, dan olah raga di Puri Cikeas, Kabupaten Bogor, Kamis malam (15/2). (Foto: Anung Anindito)

MAKASSAR.LAMELLONG.COM : - Dua puluh satu (21) tokoh nasional dan internasional resmi menjadi kader Partai Demokrat (PD). Ke-21 tokoh itu dikukuhkan dalam Malam Inaugurasi Kader Baru Partai Demokrat yang digelar di kediaman Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat (DPP-PD) Susilo Bambang Yudhoyono di Puri Cikeas, Kabupaten Bogor, demikian press realese yang diterima lamellong.com, Kamis malam (15/2).

Ke-21 tokoh itu berasal dari dunia seni, wirausaha, dan olah raga.  Sebelum dilantik dan dikukuhkan SBY,  Ke-21 tokoh yang mengenakan  jas dan baret biru Demokrat itu dipanggil ke depan, satu per satu. Di depan telah berdiri SBY, Ketua Dewan Pembina DPP-PD EE Mangindaan, Sekretaris Jenderal DPP-PD Hinca Pandjaitan, Ketua Badan Pembinaan Organisasi Keanggotaan dan Kaderisasi DPP-PD Pramono Edhie Wibowo, dan Ketua Komisi Pemenangan Pemilu DPP-PD Edhie Baskoro Yudhoyono.   Dengan langkah pasti mereka melangkah depan dan menerima KTA baru dari SBY.

Dari 21 tokoh tersebut, artis  Dina Lorenza dan mantan pebulutangkis kelas dunia Taufik Hidayat didaulat untuk  berbicara alasan mereka masuk ke Partai Demokrat. Taufik dan Dina mengatakan, bukankah hal mudah ketika mereka memutuskan memulai karier baru dalam kehidupan mereka. Ketertarikan mereka kepada Partai Demokrat utamanya karena mereka menggumi sosok SBY yang bersih , cerdas, dan santun. Mereka juga mengagumi Ibu Ani yang selalu setia mendapingi SBY. Dina masuk ke Partai Demokrat karena ajakan Ingrid Kansil, sedangkan  Taufik Hidayat karena kerapnya ia bertemu dengan SBY.

Ketua Komando Tugas Bersama (Kogasma) Pemenangan Pemilu 2019 Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dalam sambutannya mengaku senang dengan pengukuhan itu. Ia menyatakan Partai Demokrat kini punya kader baru dari para tokoh yang sebagiannya bereputasi internasional, antara lain Mantan Juara Dunia Tinju  Kelas Bulu Yohannes Christian John (lebih dikenal sebagai Chris John) dan mantan pebulutangkis juara dunia Taufik Hidayat.
Dengan bahasa simbolis, AHY mengatakan ia senang sekali karena para kader yang masuk ada yang  tukang smash dan tukang tinju. Artinya para kader baru siap bertarung melawan ketidakadilan.

Bahar Ngitung, saat menerima Kartu Tanda Anggota (KTA) Partai Demokrat dari SBY,  Ketua Umum DPP Partai Demokrat (foto, istimewa) 

AHY juga optimistis masa depan Partai  Demokrat akan semakin baik dengan masuknya para kader baru. “Saya hari ini merasa bersyukur dan berbangga hati karena melihat semangat baru, terutama generasi muda, yang bergabung dengan perjuangan PD,” kata AHY.

AHY juga berbagi pengalaman tentang berkarier di dunia politik. Ia mengatakan para kader agar tidak ragu berkarier di dunia politik. Kegagalan adalah pembelajaran. Jangan pernah patah. AHY pernah mengalami kegagalan di Pilkada Jakarta tetapi kini AHY telah bangkit kembali dan berjalan tegak untuk terus maju. Selalu terbuka peluang kepada para kader untuk bekerja di berbagai bidang di  dunia politik.

AHY menyadari bahwa tidak mudah bagi para kader untuk bertransformasi dari dunia sebelumnya ke dunia politik. AHY mengajak para kader untuk bersama-sama melaksanakan beragam kerja politik yang tentu baru bagi mereka.
“Politik memang tidak sesederhana yang dibayangkan, tapi juga tidak semengerikan itu. Politik itu keren,” AHY memotivasi.

Ketua Umum DPP-PD SBY kemudian memberikan pengarahan pada para kader baru. SBYmengatakan saat ini regenerasi di tubuh Partai Demokrat terus dilakukan, bahkan sejak awal Demokrat dilahirkan. SBY mengingatkan, Demokrat bahkan telah berperan besar dalam regenerasi perpolitikan nasional. Pada Pilpres 2004 yang diikuti 5 pasangan calon, SBY adalah kandidat termuda dibanding para kandidat lainnya.

SBY juga berbicara tentang tubuh dan jiwa Partai Demokrat secara sekilas. Partai Demokrat adalah partai tengah yang tidak berpihak ke kanan atau kiri. Partai Demokrat  hanya  berpihak kepada rakyat. Partai Demokrat adalah partai yang berideologi nasionalis religius dan berasaskan Pancasila. Partai Demokrat mencintai Nusa-Bangsa tetapi ingin hidup damai dengan negara-negara dunia.   Bagi Partai Demokrat berpolitik harus dilakukan dalam bingkai peradaban. Kekuasan harus diraih dengan cara yang baik dan digunakan untuk menyejahterakan rakyat.

Usai menyampaikan arahan SBY mengajak para kader untuk bernyanyi bersama. SBY mengawali dengan menyanyikan lagu “Cinta dan Permata” karya Panbers. Usai SBY bernyanyi, para kader bergantian menunjukkan kemampuan terbaik dalam olah suara. Acara ditutup dengan bersama-sama menyanyikan lagu “Rumah Kita” yang dipopulerkan God Bless. Sebuah simbolisasi bahwa Partai Demokrat adalah rumah kita; rumah terbaik di perpolitikan tanah air.
Ke-21 tokoh yang resmi masuk Partai Demokrat adalah:

1.Mayjen TNI ( Purn ) Jacob Djoko Sarosa SH  (TNI Purnawirawan)
2.Mohammad Kasif (Tokoh Agama)
3.Dina Lorenza Audria ( Aktris)
4.Taufik Hidayat (Atlet Bulu Tangkis)
5.Ir. Sukmawati Syukur (Pengusaha)
6.Hengki Kurniawan (Aktor)
7.Arvi Perwira, ST. M.Si (Manager Persija U-19)
8.Michiko Hafid Day (Pengusaha)
9.Fauzi Baadilla (Aktor)
10.Indyastari Wikan Ratih, ST, MT, Ars (Pengusaha)
11.Ricky Subagja (Atlet Bulu Tangkis)
12.Wita Susilowaty, S.Ikom M.Ikom (Pengusaha)
13.Drs. Bahar Ngitung MBA (Politisi)
14.Hifni Hasan, SH.MH. (Profesional)
15.Krisna Bayu (Pejudo)
16.DR. Ir. R Rudi Irawan, MM (Pengusaha)
17.Samuel Panjaitan, ST. (Pengusaha)
18.Muhammad David Octavian (Pengusaha)
19.Brian Putra Bastara    (Pengusaha)
20.Ibnu Sulistiyo Pradipto (Pengusaha)
21.Chris John (Petinju)

Selain ke-21 tokoh tersebut, penyanyi Vicky Veranita Yudhasoka atau Vicky Shu juga sudah resmi menjadi kader Partai Demokrat. Sayangnya karena ada pekerjaan yang tak bisa ditinggalkan, Vicky Shu tidak bisa menghadiri  Malam Inaugurasi bagi para kader baru Partai Demokrat.

Naskah : didik l pambudi
Editor : hidayat hafied

Tidak ada komentar