Breaking News

Ulah Calo, Gunakan Visa Lawatan, Marak TKI Ilegal di Negeri Jiran

foto : int


SERAWAK, LAMELLONG.COM; -- Non Government Organisation (NGO) Forum Kesatuan Putra Putri Penerus Perjuangan Republik Indonesia (FKP4RI) minta Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Provinsi Sulselbar agar meningkatkan pengawasannya dalam perekrutan TKI, karena TKI Ilegal ilegal (non prosedur) kerap terjadi yang disinyalir dilakukan calo TKI.

Informasi dari salah satu TKI, ditemui Lamellong.com di Sarawak Malaysia, belum lama ini menyebutkan, pihak pengurus sering menyampaikan, tidak ada sekarang TKI resmi (legal).

Dikatakan, semua orang keluarga negeri termasuk Malaysia masuk secara melawat, nanti tiba, baru diuruskan visa kerjanya oleh pihak user, katanya menirukan oknum calo tersebut.

Ini cara calo mengalabui para calon TKI, disinyalir juga ada oknum bertopeng perusahaan Pelaksana Penempatan Tenaga Kerja Indonesia Swasta (PPTKIS) atau mengaku dari PT. PPTKIS tetapi pengiriman dan penempatan dilakukan secara ilegal. Bahkan, kata sumber ini, kerap ada  beberapa orang TKI di Bintulu Sarawak tidak memiliki Dokumen pasport masuk, dengan lewat jalan tikus (secara haram) menurut kata orang Malaysia.

Ini adalah warga dari Dusun Sekkang Desa Mario Rilau Kecamatan Marioriwawo Kabuoaten Soppeng Sulawesi Selatan, jadi pihak Disnaker Kabupaten Soppeng seharusnya mengambil tindakan untuk mencegah pemberangkatan para CTKI secara ilegal.

Karena disinyalir ada beberapa oknum yang mengaku PPTKS padahal pelaksanaan perekrutan, pengiriman, penempatan non prosedur atau ilegal.

Dengan kejadian ini pihak LSM FKP4RI menyampaikan hasil investigasinya di Sarawak Malaysia Timur melalui Reporter Lamellong.com, baru-baru ini. (wanita/usa)



Tidak ada komentar