Breaking News

Ungkapan Puitis Parpol Warnai Uji Publik Penataan Dapil di Soppeng



WATANSOPPENG, LAMELLONG.COM; Perubahan adalah sebuah keniscayaan, hanya perubahan itu yang tidak mengalami perubahan. Jika ungkapan ini yang diterapkan dalam konteks pertemuan ini, uji publik penataan dapil dan alokasi kursi Pemilu Anggota DPRD Kabupaten Soppeng tahun 2019 yang diselenggarakan oleh KPU menghadirkan parpol, berkonsekuensi menyakitkan. Karena sesungguhnya perpisahan itu amat menyakitkan.

Begitu ungkapan puitis ini dari seorang Yahya Daud, Sekretaris Partai Golkar Soppeng saat pertemuan uji publik ini digelar.

Soalnya, 3 opsi penataan Pemetaan Dapil untuk Pemilu 2019 telah diusulkan KPU Kabupaten Soppeng kepada KPU RI hasil 2 kali sosialisasi sebelumnya. Satu opsi di antaranya adalah pemetaan dapil sama dengan Pemetaan Dapil pada Pemilu 2014.

Partai Golkar memahami kalau jumlah penduduk tidak mengalami perubahan lima tahun belakangan ini mengakibatkan jumlah kursi DPRD pun tidak mengalami perubahan atau tetap 30 kursi DPRD Kabupaten Soppeng hasil Pemilu 2019, pihaknya tidak menghendaki perubahan dari pada pemetaan dapil sebelumnya.

Yahya beralasan jika perubahan dilakukan akan mengakibatkan pula terjadi perpisahan antara anggota -anggota  DPRD yang akan maju menjadi caleg dengan konstituennya yang selama ini mereka bina, sungguh perpisahan ini amat menyakitkan, ungkap Yahya di Aula Hotel Kayangan Watansoppeng, Rabu, 7 Pebruari 2018.


Uji Publik yang digelar oleh KPU Kabupaten Soppeng ini dibuka oleh Bupati Soppeng diwakili Sekda Andi Tenri Sessu berharap, dalam uji publik ini agar parpol proaktif merumuskan bersama pemetaan dapil yang tidak tidak menyimpang dari kriteria dan akan menjadi kehendak bersama.

Uji publik ini dipimpin komisioner KPU Kabupaten Soppeng, Asniati Muin selaku Divisi Teknis dihadiri pula empat komisioner lainnya, Amrayadi (Ketua), Abd. Rasyid, Muhammad Hasbi, Marwis (ketiganya anggota).

Beberapa pimpinan parpol tampak proaktif menyampaikan saran pada uji publik itu, yang menarik pertemuan itu, seolah KPU Kabupaten Soppeng menggelar Lomba Puisi, bahkan moderator Asniati Muin terbawa memberikan ungkapan-ungkapan puitis juga Ketua KPUD Amrayadi, apalagi dengan kehadiran deklarator Dewan Kesenian Soppeng Basri Isha Sekretaris PDIP Soppeng.


Hingga berita ini naik tayang, uji publik ini masih sedang dalam agenda ISHOMA. (usa)


Tidak ada komentar