Breaking News

Bersama Forkopimda Pjs. Bupati Bone Hadiri Teleconference Oase Kabinet Kerja



WATAMPONE, LAMELLONG.COM; --  Bersama segenap unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Pjs. Bupati Bone Ir. H. Andi Bakti Haruni, C.E.S hadiri Teleconference Oase Kabinet Kerja di Lapangan Tennis Ma Korem 141 Toddopuli Jl. Jend. Sudirman Watampone, Selasa, 13 Maret 2018.

Sekedar diketahui, rupanya, dalam dunia kenegaraan kita, tidak hanya presiden, wakil presiden dan para menteri yang bekerja demi kesejahteraan masyarakat Indonesia, ternyata para pendamping pejabat tinggi negara seperti pendamping presiden atau yang lebih kita kenal sebagai istri presiden, istri wapres dan istri para menteri / pejabat tinggi negara juga mempunyai kapasitasnya sebagai pendamping untuk membantu kinerja menteri-menteri kita.

Melalui OASE (Organisasi Aksi Solidaritas Era) Kabinet Kerja merupakan organisasi khusus gagasan Ibu Negara dan Ibu Wakil Presiden serta disepakati oleh para pendamping Mentri Kabinet Kerja untuk turut mendukung dan berperan dalam mensukseskan program Kabinet Kerja, yang tentunya sesuai dengan kapasitas sebagai para pendamping.

Organisasi ini dibentuk pada tanggal 27 Oktober 2014 semenjak pak Jokowi dan pak Jusuf Kalla resmi dilantik sebagai Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia.

OASE Kabinet Kerja ini bergerak di 3 program utama, yakni;
Bidang program OASE Kabinet Kerja:

1. Pendidikan Karakter

Program peningkatan kualitas PAUD dan Program peningkatkan mutu tenaga pengajar seluruh Indonesia.

2. Peningkatan Kualitas Keluarga

Program IVA Test, Program ekonomi keluarga (UKM, meningkatkan keterampilan ibu-ibu dan kerajinan tangan.

3. Sosial Budaya

Program Anti-Pornografi, Kekerasan dan Perlindungan untuk Anak Anti-Narkoba dan Miras terhadap masyarakat.

Ini struktur kepengurusan OASE Kabinet Kerja,

Pembina:
- Iriana Joko Widodo (Pendamping Presiden Republik Indonesia)
- Mufidah Jusuf Kalla (Pendamping Wakil Presiden Republik Indonesia)

Sekretaris:
- Siti Faridah Pratikno (Pendamping Menteri Sekretaris Negara Republik Indonesia)
- Endang Nugrahani Pramono Anung (Pendamping Sekretaris Kabinet Republik Indonesia)

Bendahara:
- Ratnawati Setiadi Jonan (Pendamping Menteri Perhubungan Republik Indonesia) dan
- Irina Justina Zega Brodjonegoro (Pendamping Menteri Keuangan Republik Indonesia).

Kegiatan organisasi ini difokuskan pada kegiatan-kegiatan yang mendukung dan mendorong perubahan Indonesia sesuai dengan program pembangunan Nawacita dan Revolusi Mental.

Revolusi Mental yang dimaksudkan disini adalah perubahan pada kehidupan publik warga Indonesia yang menekankan pada 6 nilai strategis instrumental, yaitu; Dapat Dipercaya, Kewargaan, Mandiri, Kreatif, Saling Menghargai dan Gotong Royong.

Maraknya korupsi, intoleransi, tawuran remaja, tindak kekerasan, aksi kriminalitas, kerusakan lingkungan dan sebagainya, sebagai fenomena sosial yang sebetulnya berakar dari masih lemahnya kualitas para individu, lemahnya pembangunan sistem serta minimnya strategi dalam pengorganisasian masyarakat.

Oleh karena itu, tema revolusi mental memang dipandang sangat relevan untuk dilakukan pada saat ini. Artinya, program-program yang dilaksanakan oleh OASE Kabinet Kerja lebih diarahkan pada pemberdayaan masyarakat, pengembangan sistem terpadu serta pembentukan pola pikir (mind set) atau soft skill masyarakat yang dapat membawa Indonesia menjadi Negara yang bedaulat, produktif dan mandiri, serta berkepribadian di mata dunia. (release kominfo bone/usa)


Tidak ada komentar