Breaking News

Dekan FP UNES : Dosen Pertanian Tidak Cukup Teori Saja, Harus ke Lapangan

Dosen Fakultas Pertanian Universitas Ekasakti Padang mengabadikan foto bersama Pimpinan Dangau Inspirasi Koto Tangah Padang

PADANG, LAMELLONG.COM; -- Dosen jangan hanya belajar teori, tetapi harus ada aplikasinya dilapangan, kata Dekan Fakulktas Pertanian (FP) Universitas Ekasakti Padang UNES) Padang, Dr. Ir. I Ketut Budaraga, M.Si, ketika ditemui di ruang kerjanya Gedung C Lantai I,  (21/3) kemarin.

Sebanyak 20 orang Dosen FP UNES Padang melakukan kunjungan ke Dangau Inspirasi Koto Tangah Padang untuk meningkatkan pemahaman dan memperdalam ilmu di bidang Pertanian berkelanjutan.

Kunjungan lapangan ini, kata Ketut, akan menambah pengalaman terutama hal-hal baru berkaitan dengan perkembangan pertanian di lapangan.

Apalagi, tambah dekan FP UNES ini, Visi dari Fakultas Pertanian Universitas Ekasakti ini sudah mengarah pada pertanian berkelanjutan, di samping kurikulum di Perguruan Tinggi sekarang berbasis KKNI.

Hasil kunjungan lapangan ini, nanti bisa dipakai untuk masukan perbaikan kurikulum ke depan dan menghasilkan sarjana pertanian memahami pertanian organik, ujar Ketut.

Ketut menyebutkan, isu dunia sekarang, masyarakat sudah semakin sadar dengan kesehatan, membuat masyarakat sehat harus mengkonsumsi bahan pangan yang sehat, dan dapat diperoleh dengan menerapkan konsep pertanian organik, tanpa menggunakan  bahan-bahan kimia dan lebih berorientasi kepada ramah lingkungan.

Kunjungan lapangan Dosen Fakultas Pertanian Universitas Ekasakti ke Dangau Inspirasi di sambut baik oleh Pimpinan Dangau Insprasi Joni (Mantan Kepala Dinas Pertanian Sumatera Barat).

Kedatangan Dosen ini, kata Joni, sangat terbantu Dangau Inspirasi dalam pengembangan pertanian berkelanjutan.

Joni menyebutkan, dangau inspirasi dimulai tahun 2015 dengan tujuan bisa menjadi inspirasi bagi pecinta-pecinta pertanian organik khusus di Sumatera Barat.

Kegiatan yang sudah dilaksanakan pembuatan plot hidroponik terpadu dengan kolom ikan, peternakan dengan menggunakan bioteknologi, sehingga kegiatan hidroponik bisa berjalan.

Secara ekonomi kegiatan pembuatan hidroponik terpadu dengan kolom ikan sangat menguntungkan, karena bahan yang dibutuhkan sebagai media hidroponik semua tersedia di alam tidak tergantung pada pihak lain. 

Dari Gedung C Lantai 1 Kampus Universitas Ekasakti Padang Sumatera Barat, Jl. Veteran Dalam No. 26 B, Padang Pasir, Padang Barat, Kota Padang, Sumatera Barat, Rabu, 21 Maret 2018, demikian, Ka Humas Unes H. Syarifuddin, SE, M.Hum mengabarkan. (ibnu sultan)


Tidak ada komentar