Breaking News

Ketua KPPU Pusat Berikan Kuliah Umum pada Dosen dan Mahasiswa FH UNES

Wakil Rektor I Agussalim tengah menyerahkan cendera mata kepada Ketua KPPU Pusat Perwakilan Medan, Chandra Setiawan, didampingi Dekan Fakultas Hukum Unes Otong Rosadi dan para Dosen Fakultas Hukum


PADANG, LAMELLONG.COM; -- 150 orang, Dosen dan Mahasiswa Fakultas Hukum (FH) Universitas Ekasakti (UNES) Padang Sumatera Barat,
mengikuti Kuliah Umum Implementasi Hukum Persaingan Usaha di Indonesia.

Kuliah Umum yang dibuka secara resmi oleh Rektor Universitas Ekasakti Padang diwakili Wakil Rektor I Dr. H. Agussalim, S.E, MS. menampilkan pemateri, Ketua Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Pusat Perwakilan Medan Dr. Drs. Chandra Setiawan, MM, Ph.D di Auditorium Universitas Ekasakti Jl. Veteran Dalam No. 26 Padang, Kamis (l5/3) kemarin.

Rektor mengharapkan, seluruh peserta dapat memetik dan menggali informasi mengenai tugas KPPU secara khusus dan Implementasi Hukum Persaingan Usaha di Indoneisia,  kuliah umum ini mengambil topik khusus mengenai tugas dan wewenang KPPU yang diatur dalam Undang Undang Nomor 5 Tahun 1999 tentang larangan praktek monopoli dan persaingan usaha tidak sehat, harapnya.

Chandra Setiawan yang Ketua KPPU Pusat Perwakilan Medan ini tengah memberikan kuliah umum dihadapan para Dosen dan Mahasiswa Fakuiltas Hukum Unes.
Dikatakan, KPPU sudah lama berdiri, namun tugasnya belum banyak diketahui masyarakat, kecuali pengusaha dan warga yang merasakan ada akibat dari persaingan usaha tidak sehat.

Di antaranya, ungkap Wakil Rektor I Dr. H. Agussalim, S.E, MS ini, tugas KPPU melakukan penilaian terhadap perjanjian, kegiatan usaha dan tindakan pelaku usaha serta terhadap ada atau tidak adanya penyelahgunaan posisi dominan  yang dapat mengakibatkan terjadinya praktek monopoli dan persaingan usaha tidak sehat.

Kuliah Umum ini, bagi Dosen, untuk menambah wawasan pengetahuan dan bagi Mahasiswa Fakultas Hukum, tidak hanya menambah wawasan pengetahuan ilmu hukum, juga melatih kecakapan mahasiswa mendengar, menyimak dan menyampaikan pandangannya pada saat sesi tanya jawab, ujar Wakil Rektor 1 ini. 


Chandra Setiawan yang Ketua KPPU Pusat Perwakilan Medan ini tengah memberikan kuliah umum dihadapan para Dosen dan Mahasiswa Fakultas Hukum Unes.

Chandra Setiawan dalam kuliah umum ini menjelaskan, tujuan undang undang persaingan usaha dibentuk, guna menjaga kepentingan umum dan meningkatkan efisiensi nasional untuk mensejahterakan rakyat.

Dikatakan, mencegah praktek monopoli dan atau persaingan usaha tidak sehat. Menjamin kesempatan berusaha yang sama bagi pelaku usaha besar menengah dan kecil. Efektifitas dan Efisiensi kegiatan usaha.

Pelaku usaha tidak dilarang menjadi “besar” sepanjang posisinya tidak mengakibatkan terjadinya praktek monopoli dan atau persaingan usaha tidak sehat," kata Chandra Setiawan. 

Ditegaskan, setiap perjanjian atau kegiatan usaha tertentu dianggap ilegal, sehingga tidak diperlukan pembuktian lebih lanjut atas dampak persaingan yang tidak sehat yang dapat ditimbulkan dari perjanjian atau kegiatan tersebut, tandasnya.

Disebutkan, bunyi Pasal 5 Undang Undang No. 5 Tahun l999 “Pelaku Usaha dilarang membuat perjanjian dengan pelaku usaha pesaingnya untuk menetapkan harga atas suatu barang dan atau jasa yang harus dibayar oleh konsumen atau pelanggan pada pasar bersangkutan yang sama.”

Kemudian, lanjut Candra Setiawan, Pasal 15 menyatakan, pelaku usaha dilarang membuat perjanjian dengan pihak lain yang membuat persyaratan, pihak yang menerima barang dan atau jasa tertentu harus bersedia membeli barang dan atau jasa lain dari pelaku usaha pemasok,” jelas Candra.

Demikian, dari Auditorium Universitas Ekasakti Padang Sumatera Barat, Jl. Veteran Dalam No. 26 Padang, Kamis, 15 Maret 2018 Ka. Biro Humas Universitas Ekasakti Padang H. Syarifuddin, S.E., M. HUM, mengabarkan. (ibnu sultan)



Tidak ada komentar