Breaking News

Cegah Pelanggaran Pemilu, Ini Kiat Panwaslu Lalabata



WATANSOPPENG, LAMELLONG.COM; -- Lebih baik mencegah dari pada mengobati. Boleh jadi ini yang menginspirasi Panwaslu Lalabata Soppeng hingga membagi-bagikan takjir di saat Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel 2018 dan Pemilu serentak 2019. Kedua pemilihan ini kini tengah dalam tahapan ke tahapan.


Dalam bulan suci Ramadan 1439 H/2018 M ini, selain membagi takjil atau bingkisan makanan berbuka puasa, momentum Ramadhan ini oleh Panwaslu Lalabata juga membagikan selebaran yang isinya mengandung himbauan kepada warga untuk tidak menyia-nyiakan hak warga untuk memilih pada Pilgub 2018 dan Pemilu serentak 2019.


Para anggota Panwaslu Lalabata ini memilih lokasi kegiatan di jalan raya di Kota Watansoppeng. Siapa pun yang melewati jalan di tempat pelaksanaan kegiatannya, mendapatkan takjir dan selebaran.


Kegiatan ini mengundang perhatian Warga Kota Watansoppeng dan yang kebetulan melewati lokasi kegiatan Pengawas Pemilu ini, Selasa, 22 Mei 2018.


Selebaran yang berisi himbauan itu, antara lain; jangan sebar berita hoax, jangan bersedekah disertai nomor partai atau nomor urut Paslon Cagub-cawagub atau atribut calon lainnya, stop ujaran kebencian, jangan berkampanye di rumah ibadah, dan Mari berpartisipasi awasi pemilu.


Koordinator Divisi Pengawasan dan Pencegahan Bawaslu Provinsi Sulawesi Selatan Amrayadi, SH yang turut bersama jajarannya di Kecamatan Lalabata melaksanakan kegiatan itu di lokasi kegiatan, mengatakan, kegiatan ini dilakukan untuk mengajak warga sama - sama menjaga kesucian Bulan Ramadan ini.


"Tolak politisasi sara, tolak ujaran kebencian, dan Tolak Keras Money Politics karena bisa berakibat masuk penjara bertahun-tahun sesuai aturan Pemilu," ancam Amrayadi. (usa)

Tidak ada komentar