Breaking News

Mahasiswa UNHAS Adakan Pengabdian Masyarakat di Desa Latimojong Kec. Buntu Batu, Enrekang


TIM PKM UNHAS menelusur perjalanan menuju Desa Latimojong Enrekang (foto, istimewa) 


MAKASSAR.LAMELLONG.COM : -Mahasiswa Unhas yang tergabung dalam Tim Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) bidang Pengabdian Masyarakat melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Latimojong, Kec. Buntu Batu, Kabupaten Enrekang. Program ini merupakan program yang berkelanjutan dan dimulai pada tanggal 11 Mei 2018.

“BUKAN KUPI (Bubuk Instan Kulit Kopi) merupakan program yang kami tawarkan. Program ini berupa pengolahan kulit kopi menjadi sebuah produk yang dapat dikonsumsi yaitu sebagai Bahan Tambahan Pangan dan minuman layaknya teh” papar ketua Tim Andi Nur Fajri S, Jumat (11/5).

Mahasiswa Unhas ini memilih mengolah kulit kopi karena melihat potensi kopi di Enrekang khususnya Desa Latimojong cukup besar, namun pengolahan akan kulitnya masih sangat kurang.

Kemudian muncul kreativitas mereka bagaimana mengolah limbah yang selama ini terbuang begitu saja menjadi sebuah produk yang memiliki nilai ekonomis tinggi. Setelah membaca di berbagi literatur diketahui bahwa kulit kopi mengandung beberapa zat gizi seperti antioksidan serta rendah kafein.

Beberapa program kerja yang dilakukan pada pelaksanaan program ini antara lain Go Desa, Course Day, dan Bukan Kupi Action. Go Desa merupakan program kelas pembelajaran mengenai pemanfaatan kulit kopi,  nilai gizi  yang  ada  pada  kulit  kopi  serta  manfaatnya  bagi  kesehatan. Program  ini  merupakan  inisiasi  awal  dalam  membuka  pengetahuan masyarakat akan potensi kulit kopi yang sering terabaikan.

Kemudian Course day diisi dengan pembelajaran bagaimana mengolah kulit kopi menjadi produk bernilai gizi dan ekonomis berupa ‘Bukan Kupi’ Bubuk Instan Kulit Kopi dan bagaimana cara penyajian dari bubuk instan tersebut.  Program ini diharapkan  membantu masyarakat  Desa  Latimojong  dalam  memanfaatkan  potensi lokal untuk meningkatkan produktivitas. Bukan Kupi Action merupakan praktik langsung dalam pembuatan BUKAN KUPI.

“Kami berharap program ini dapat meningkatkan nilai ekonomis kulit kopi di Desa Latimojong, menghasilkan sebuah produk yang dapat dinikmati masyarakat, dalam membantu perekonomian masyarakat, serta masyarakat menjadi mandiri dalam mengolah limbah organik berupa kulit kopi”. Imbuhnya. (rilis/hyt)

1 komentar: