Breaking News

Punggawa Ramadhan, Pemuka Agama Mengamanahkan 4 Kriteria Pemimpin



MAKASSAR.LAMELLONG.COM : - Pemuka agama ikut terpanggil mengingatkan masyarakat mengenai pentingnya memilih pemimpin yang amanah, jujur, dan bertanggungjawab terhadap rakyatnya.

Di sela-sela kampanye terbatas dan buka puasa bersama yang digelar Ichsan Yasin Limpo di Lapangan Hertasning, Minggu (27/5/2018) sore, pemuka agama Ustadz Muh Kasim menyampaikan pandangannya mengenai kepemimpinan.


Saat memberikan tauziah, Muh Kasim mengungkapkan, ada empat kriteria calon pemimpin yang harus diperhatikan masyarakat sebelum menentukan pilihan. Menurutnya, seorang pemimpin harus amanah untuk mengurus rakyat.

“Kriteria kita memilih seorang pemimpin ada empat kriteria dalam Islam, dan ini yang harus kita perhatikan,” kata dia di depan ribuan warga dari Dapil I Makassar yang memadati tenda yang disediakan.

Pertama, kata Ustad Muh Kasim, yakni Shidq (jujur), atau menjunjung tinggi kebenaran dan kesungguhan dalam bersikap, berucap dan bertindak di dalam melaksanakan tugasnya.

“Yang kedua amanah, yaitu kepercayaan yang menjadikan dia memelihara dan menjaga sebaik-baiknya apa yang diamanahkan kepadanya. Baik dari orang-orang yang dipimpinnya, terlebih lagi dari Allah SWT,” paparnya.

Shidq, kata dia, merupakan pemimpin yang jujur senantiasa menepati kebenaran. Tidak pernah janji-janji bohong kepada rakyat. Tidak pernah janji-janji bohong kepada umat. Satu kata satu perbuatan. Begitu pun amanah, menjalankan kepercayaan yang diamanahkan oleh rakyat dengan bersungguh-sungguh.

“Ketiga Fathonah, yaitu kecerdasan, cakap, dan handal yang melahirkan kemampuan menghadapi dan menanggulangi persoalan yang muncul. Dan yang terakhir adalah Tabligh, yaitu penyampaian secara jujur dan bertanggung jawab atas segala tindakan yang diambilnya akuntabilitas dan transparansi,” urai dia.

Ia memaparkan, pemimpin harus mampu mengkomunikasikan dengan baik kepada rakyat visi, misi dan program-programnya serta segala macam peraturan yang ada secara jujur dan transparan. (***)

Tidak ada komentar