Breaking News

Tidak Netral di Pilkada, Dua Camat dan Satu Lurah Disanksi



WATAMPONE, LAMELLONG.COM; Tahapan Pilkada Serentak 2018 tengah berlangsung yang hari H Pemungutan Suara dilaksanakan pada 27 Juni 2018.

Di Kabupaten Bone Sulawesi Selatan pun digelar Pilkada untuk memilih Bupati dan Wakil Bupati.

Meski inkambent Paslon tunggal di Pilkada Bone 2018 (Dr. H. A. Fashar M Padjalangi, M Si-Drs. H. Ambo Dalle, MM) namun tidak berarti penegakkan hukum kepemiluan terabaikan.

Di antara sekian kasus ditemukan, oleh institusi berwenang, memproses 3 ASN yang tidak netral dalam Pilkada ini. Sayang, hingga berita ini naik tayang, redaksi belum memperoleh informasi sebab musabab lebih jauh tentang kasus ini, kecuali ketiga ASN ini, masing-masing; Camat Lamuru Andi Awaluddin, Camat Cenrana H. Andi Adenan, dan Lurah Cenrana Mustaring.

Ketiganya dijatuhi Sanksi Moral, setelah kasusnya diproses di Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) karena diduga tidak netral.

Hal tersebut disampaikan Pj. Bupati Bone Ir. H. A. Bakti Haruni, C.E.S saat memimpin Apel Gabungan dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadhan tahun ini diikuti diikuti Sekda Bone, Staf Ahli, Asisten, Kepala SKPD, Pejabat Eselon, Satpol PP, seluruh ASN dan Tenaga Kontrak yang berkantor di lingkungan Kantor Bupati Bone.

Apel Gabungan ini digelar
di halaman kantor Bupati Bone, Senin 14 Mei 2018.

Ditambahkan, ASN tersebut masih untung karena baru mendapat sanksi moral. Belum sampai sanksi berat.

"Untung ini masih dalam bentuk sanksi moral, saya ingatkan kembali agar tidak terlibat dalam kegiatan politik, ASN harus netral,” tegas A. Bakti.

Masih kata Pj. Bupati Bone ini, “semoga hal itu (sanksi moral) dapat menjadi pelajaran dan contoh bagi seluruh ASN, khususnya dalam lingkup Pemkab Bone agar dapat menjaga netralitasnya. Meski hanya sanksi moral, tetapi tentu itu dapat menjadi preseden buruk bagi ASN yang bersangkutan,” tandasnya. (usa)



Tidak ada komentar