Breaking News

Hadiri Upacara Kelahiran Pancasila, Pimpinan PTS Dapat Bonus Beasiswa dari Prof. Jas




MAKASSAR, LAMELLONG.COM; --Koordinator Kopertis IX Sulawesi, Prof. Dr. H. Jasruddin mengapresiasi kehadiran sejumlah pimpinan perguruan tinggi lingkup Kopertis IX Sulawesi yang menghadiri  upacara peringatan hari lahir Pancasila, di Halaman Kantor Kopertis IX Sulawesi, Jl Bung Makassar, Jumat (1/6/2018).

Sebagai bentuk apresiasi, Koordinator Kopertis IX Sulawesi, Prof. Dr. H. Jasruddin memberikan bonus beasiswa kepada seluruh pimpinan perguruan tinggi yang hadir mengikuti upacara peringantan hari kelahiran Pancasila, Jumat kemarin.


“Saya berikan bonus beasiswa masing-masing lima orang yang pimpinan perguruan tingginya hadir mengikuti upacara kelahiran Pancasila yang dilaksanakan Kopertis IX Sulawesi,” janji Prof Jas.

Pemberian beasiswa ini tentu disambut gembira para pimpinan perguruan tinggi yang hadir dalam hari lahir Pancasila di Kantor Kopertis IX tersebut, tidak terkecuali Rektor Unismuh Makassar, Dr. H. Abdul Rahman Rahim, SE, MM begitu pula pimpinan perguruan tinggi lainnya.


Prof. Jasruddin, dalam kesempatan tersebut merasa senang melihat para pimpinan perguruan tinggi yang hadir dengan mengenakan pakaian adat masing-masing.

“Pakaian adat yang dikenakan dalam upacara hari kelahiran Pancasila hari ini adalah ide cemerlang dari Pak Sespel Dr. Hawignyo, mengusulkan agar dalam upacara hari kelahiran Pancasila yang dilaksanakan tahun ini di Kopertis IX sebaiknya mengenakan pakaian adat dan rupanya sangat indah melihat keberagaman budaya yang ada,” puji Prof. Jas.


Prof. Jas panggilan akrab Prof Jasruddin ini, sangat setuju pada momen - momen tertentu menggunakan pakaian adat, karena baginya pakaian budaya yang dikenakan sangat terlihat sekali. Karenanya suatu saat nanti tidak ada alasan peserta untuk tidak memakai pakaian adat.

Pakaian adat ini adalah salah satu bagian dari keragaman budaya yang perlu dilestarikan. Karena dengan keberagaman budaya yang kita miliki akan memperkokoh semangat Bhinneka Tunggal  Ika, yakni berbeda-beda, tetapi  tetap satu yaitu negara kesatuan republik Indonesia.

Pimpinan PTS yang sempat hadir, Ketua STKIP Pembangunan Indonesia, Ketua STIA Panca Marga Palu, STIEM Bongaya, STIA Al Gazali Barru, Rektor UPRI Makassar. (Nasrullah). 


Tidak ada komentar