Breaking News

Tiga Rektor jadi Pembicara pada Halal Bi Halal KBSE Sao Mario di Auditorium UNM



WATANSOPPENG, LAMELLONG.COM; -- Sebuah Komunitas yang berlatar belakang adat budaya, telah lahir di tanah Bugis. Sulapa Eppae Sao Mario, resmi berdiri dengan Muktamarnya yang pertama pada 6-9 Juni 2016 di Rumah Adat Sao Mario Batu-batu Desa Laringgi Kecamatan Marioriawa Kabupaten Soppeng Sulawesi Selatan, dihadiri ribuan orang Bugis dengan berbagai latar belakang profesi dari berbagai penjuru tanah air.

Terbentuknya dewan adat ini selain untuk menjalin silaturahmi, juga untuk melestarikan adat budaya yang dinilai sudah tergerus oleh perkambangan teknologi.

Dewan adat Ini adalah keluarga besar Bugis, khususnya berasal dari Wajo dan Soppeng.

Setiap suku memiliki adat. Tapi dari tahun ke tahun terjadi degradasi adat. Karenanya, dengan eksistensi Dewan Adat ini adalah memontum mempertahankan adat dan budaya Bugis.

Kendati dari sejak jaman dahulu, para orang tua Bugis selalu menjaga adat. Tapi karena perkembangan teknologi, membuat adat Bugis ini juga berubah, adat budaya terkikis akibat kemajuan global.

Organisasi ini diharapkan juga mendukung program pemerintah. Diketahui, salah satu program pemerintah adalah merangkul seluruh adat dengan membentuk dewan kerukunan nasional dan diharapkan nantinya dapat memajukan sektor pariwisata. Sebagaimana dikemukakan anggota dewan adat Keluarga Besar Sulapa Eppae Prof. Dr. Saleh Pallu yang juga Rektor Unibos saat membawakan sambutannya pada pelantikan kepengurusan pertama di Hotel Pesona, Jl. Andi Mappanyukki, Makassar, Minggu (5/3/2017).

Senada dengan itu, salah satu pemrakarsa lahirnya dewan adat ini, Prof. Dr  H. Andi Mustari Pide, SH, MH, mengharapkan dewan adat Sulapa Eppae, mampu menjadi wadah untuk membentengi eksistensi adat budaya orang Bugis yang kini mulai tergerus zaman.

Dikemukakan pula Rektor Universitas Ekasakti Padang ini dalam sambutannya pada pelantikan itu, selain sebagai wadah untuk bersilaturahmi sesama orang Bugis, Dewan Adat ini diharapkan juga mampu menjaga adat istiadat yang menjadi identitas Bugis.

Kini, momentum Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1439 H, Keluarga Besar Sulapa Eppae (KBSE) Sao Mario akan menggelar Halal Bi Halal dan Silaturrahmi di Auditorium Amanagappa Kampus Universitas Negeri Makassar (UNM) Belakang Gedung Pinisi UNM Jl. Raya Pendidikan Makassar, pada Selasa, 19 Juni 2018 pukul 08.00 WITA - selesai.

Halal Bi Halal ini menampilkan pembicara :

1. Prof. Dr. H. Andi Mustari Pide, SH, MH (Rektor Universitas Ekasakti Padang)

2. Prof. Dr. Ir. H. Saleh Pallu, M.Eng (Rektor Universitas Bosowa Makassar)

3. Prof. Dr. H. A. Musafir Pababbari, M.Si (Rektor Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar)

Halal Bi Halal ini, juga dirangkaikan dengan kegiatan, Plenneri Lecture DETEKSI AWAL KANKER PAYUDARA oleh dr. Renny Purnamasari, M.Kes, SpO dan PENCEGAHAN PENGARUH HYPOMANIC DALAM PERIODE GLOBALISASI SOSIAL oleh dr. Hj. St. Rabiah, SpKJ.

Kegiatan KBSE Sao Mario ini merupakan implementasi Program Kerja pengurus yang telah diputuskan pada rapat kerja sebelumnya, kata Dr. Ir. H. Bakhrani Rauf, ST, (Ketua LPM UNM) salah satu anggota dewan adat tersebut di Rumah Adat Sao Mario Batu-batu Soppeng, Jum'at, 15 Juni 2018. (usa)

Tidak ada komentar