Breaking News

Daeng Nurdin, Penjaga dan Pelestari Musik Gendang Tradisional di Maros



Citizen Reporter

Laporan: Irawati Baharuddin

Mahasiwa FKIP Universitas Muslim Maros (UMMA)


Lamellong.com, Maros; -- Selain merupakan alat musik tradisional yang selalu mengundang banyak perhatian dari berbagai kalangan, gendang ini pun,
 memainkannya tak sembarangan. Sehingga selalu membuat orang penasaran.

Alat musik ini selalu dimainkan dari zaman ke zaman, menghasilkan suara yang khas dan dimainkan oleh beberapa orang sehingga terciptalah kombinasi nada yang baik.

Gendang ini, terbuat dari kayu dan kulit hewan, lalu dikeringkan. Adapun alat yang membunyikan gendang cukup menggunakan tangan ataupun pemukul gendang.

Untuk menghasilkan nada yang merdu, biasanya gendang tidak hanya dimainkan dengan sendiri akan tetapi dikalobarasikan dengan suling, rinci dan gong.

Alat musik gendang ini selalu mengisi berbagai acara-acara, mulai dari yang sakral sampai yang berbentuk hiburan.

Seperti upacara penyambutan tamu, acara pengantin, dan untuk mengiringi tarian atau silat.

Gendang merupakan Salah satu alat musik yang sangat kental hubungannya dengan kebudayaan masyarakat, seperti  pada setiap acara pernikahan, alat musik ini selalu hadir.

Seperti ditekuni oleh Dg.Nurdin beserta anggota grupnya yang merupakan pemain gendang yang sudah cukup lama bergabung dan sudah sangat mahir menggunakan alat musik tradisional tersebut.

Dg. Nurdin berserta krunya diundang di berbagai kota yang ada di Maros-Makassar dan sekitarnya serta berbagai acara pun.

Dia selalu berbagi tugas dengan timnya memainkan alat musik tradisional itu. Anggota tim Dg Nurdin ini sebanyak empat orang.

Mereka ini  memiliki tugas, yaitu ada memukul gendang sebanyak dua orang dan kemudian ada yang bermain suling dan memukul gong.

Menekuni pekerjaan ini, haruslah memerlukan waktu panjang dan harus sering-sering berlatih, agar terjadi kesepadanan bunyi antara alat-alat musik tersebut.

Biasanya anggota pemain gendang ini melaksanakan tugasnya sesuai hari yang telah disepakati. Sebelum ke lokasi, Dg. Nurdin dan pelanggannya ini selalu bersepakat untuk jangka waktunya.

Banyak suka yang dijalani Dg. Nurdin dalam melakoni tugasnya ini, mulai dari banyaknya makanan yang disuguhkan kepadanya, sampai pada upah yang diterimanya.

Namun upah yang diterimahnya ini, tidaklah sepenuhnya miliknya, karena harus berbagi dengan para pemainnya yang lain.

Meski menjalani pekerjaan ini juga menyenangkan, namun terkadang juga terdapat duka diterima.

Dg. Nurdin mencontohkan, jika di saat banyak acara, seperti pernikahan ataupun acara resmi, biasanya bertepatan atau bertabrakan.

Sehingga salah satu jobnya itu haruslah dibatalkan, dan juga ketika dia memenuhi undangan panggilannya, biasanya mendapatkan rumah yang cukup jauh dari jalan raya dan di tempat terpencil.

Tetapi semua itu, bagi Dg. Nurdin yang sudah lama menekuni pekerjaan ini,
tidaklah menjadi masalah.. Dia sangat senang apabila dia telah melaksanakan tugas dengan baik sesuai yang diinginkan oleh tuan rumah.

Alat musik seperti inilah yang harus dipertahankan, karena ini merupakan salah satu warisan dari nenek moyang yang harus dilestarikan dan dipelihara. Sehingga alat musik gendang ini, terus-menerus dikenal oleh setiap generasi mendatang.


Tidak ada komentar