Breaking News

Ke Lokasi Bencana, Dandim Soppeng Beri Bantuan Korban Banjir



Lamellong.com, Soppeng; -- Bersama Ketua dan anggota Persatuan Istri Prajurit TNI (Persit) Kartika Candra Kirana Cabang XXXI Dim Soppeng, Komandan Distrik Militer (Dandim) 1423 Soppeng, Letkol Arm Fajar Catur Prasetyo, SE tiba di lokasi bencana banjir di Kampung Lajarella Kelurahan Limpomajang Kecamatan Marioriawa Kabupaten Soppeng, Kamis, 5 Juli 2018.

Kunjungan tersebut dalam rangka melaksanakan anjangsana dan pemberian sembako kepada para korban bencana banjir luapan air Danau Tempe yang terjadi sejak Bulan Mei hingga kini belum surut.

Selain, Kapolres Soppeng AKBP Dedy Dewantho, S.Ik, dan Kajari Soppeng Suharno SH., Kunjungan ke lokasi bencana dan pemberian bantuan kepada korban banjir ini, dihadiri juga Kepala BPBD Kab. Soppeng Drs. A. Haeruddin. M. Si, Camat Marioriawa A. Muhammad Rasyidi, S.Sos, M.Si, Pasi Intel Kodim 1423/Soppeng Kapten Inf Feni Maela, Kasat Lantas Polres Soppeng AKP Muhammad Jafar, Lurah Kaca dan Limpomajang beserta staf, Anggota Koramil 1423-02/Marioriawa serta 2 Regu anggota TRC Kabupaten Soppeng.

Meluapnya air Danau Tempe akibat musim hujan belakangan ini merendam sebagian perkampungan di bibir danau itu.

Adapun lokasi yang terkena dampak luapan air danau tempe di Soppeng;

1). Kelurahan Kaca

a). KAMPUNG ANETUE :

Jumlah sekitar 50 Kepala keluarga (KK), 190 jiwa, 7 balita. Ketinggian air di dalam rumah panggung sekitar 20 sampai 100 cm, sebagian warga mengungsikan bayi dan anak-anak ke rumah sanak keluarga di kampung terdekat (Jampung Taluma dan Sumpang Ale).

Sementara warga yang lain tetap bertahan dengan menggunakan rumah terapung yang ada sekitar (6 rumah apung) sebagian besar lainnya membuat " LADDA" versi bahasa bugis (rumah dalam rumah).

b). Kampung Bola Eppae :

Terdapat 4  KK dengan ketinggian air sekitar 120 cm.

c). Kampung Taluma Kaca :

Juga mulai terkena imbas akibat luapan air Danau Tempe ini, puluhan  rumah yang ada sudah mulai tergenang air. Ketinggian air bervariasi, sekitar 20 sampai 80 cm.

2). Kelurahan Limpomajang :

a. Kampung Toddang Saloe :

Ketinggian air mencapai 120 CM menggenangi rumah dari 5 KK

b). Kampung Alau Galung :

Jumlah 3 KK, ketinggian air sekitar 130 cm.

Bantuan yang dibagikan kepada masyarakat korban banjir berupa Obat-obatan, Vitamin, Beras, kelengkapan rumah tangga, mie instan dan air mineral. (rilis/ami)

Tidak ada komentar