Breaking News

Kuliah Umum di UNES Padang Hadirkan Professor dari Malaysia


Guru Besar Universitas Sains Islam Malaysia Prof. Dr. Bohari Mohd. Yamin diabadikan bersama Wakil Rektor dan peserta Kuliah Umum Dosen UNES-AAI Padang


Lamellong.com, Padang; -- Prof. Dr. Bohari Mohd. Yamin Guru Besar Universitas Sains Islam Malaysia (USIM) beri Kuliah Umum di Universitas Ekasakti (UNES) Padang Sumatera Barat, diikuti para Dosen di lingkungan UNES-Akademi Akuntansi Indonesia (AAI) Padang dan kegiatan ini dihadiri Prof. Dr. Novizar Nasir Koordinator Netswork Asia Pasifik untuk Pertanian Pangan, Kamis, (3/7), diruang Rektorat Universitas tersebut.

Kuliah Umum ini diselenggarakan Fakultas Pertanian UNES Padang dengan thema, "Kiat Kiat Riset Bermutu, secara resmi dibuka Wakil Rektor I  Dr. Agussalim di Ruang Rektorat UNES Padang.

Agussalim mengharapkan kepada para peserta Kuliah Umum agar mengikuti kegiatan ini dengan serius, guna memperkuat kemampuan dosen dalam pembuatan jurnal dan artikel  yang akan dimasukan pada jurnal nasional dan internasional.

UNES-AAI Padang mempunyai lahan pertanian di Kenali Kabupaten Pasaman Barat dan By Pass Padang yang bisa digarap  untuk pertanian dan tempat praktek bagi mahasiswa Fakultas Pertanian UNES, selain itu juga dapat dimanfaatkan Kelompok Tani binaan UNES, terang Agussalim.

Prof. Bohari Mohd. Yamin kenyebutkan, hasil riset dosen menjadi suatu penilaian penting bagi UNES menuju Perguruan Tinggi Unggul, hasil riset ini juga dapat diterapkan dalam pembelajaran mahasiswa, semakin banyak dosen melakukan riset dan penelitian bersama mahasiswa semakin bagus nilai dan kualitas lulusannya.

Hasil riset dapat menciptakan lapangan kerja, riset yang kita buat harus mendalami masalah dalam masyarakat, terutama masalah kesehatan, kemiskinan, tenaga kerja dan orang kelaparan.

"Perbanyak melakukan penelitian, data banyak,  kemampuan kerja tinggi tapi tidak menulis dan dipublikasikan, tidak ada artinya," tandas Prof. Bohari.

Dijelaskan, membuat jurnal yang baik terutama jangan takut dikritik orang, mempunyai kemampuan berfikir menulis, harus ada penjelasan sendiri tehadap data, judul jurnal harus menarik, penerbit yang terkenal.

Selanjutnya, penyerahan cendra mata dari UNES oleh Wakil Rektor I  Dr. Agussalim kepada Prof. Bohari Mohd. Yamin dan sekaligus penanda tanganan Sertifikat untuk diberikan kepada peserta kuliah umum.

Usai Kuliah Umum, dilanjutkan peninjauan lapangan ke lokasi pertanian Kelompok Tani Indah Sakato Desa Tong Blau, Kenagarian Kasang, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman, binaan Fakultas Pertanian UNES.

Dalam kunjungan lapangan ini, Prof. Bohari Mohd. Yamin melihat perkembangan padi yang dikelola oleh Kelompok Tani Indah Sakato, padi yang menggunakan pupuk organik itu sangat baik hasilnya dan sebulan lagi bisa dipanen.

Ketua Kelompok Tani Indah Sakato, Marsilan,  menjelaskan cara penanaman, mulai dari pengolahan lahan sampai panen, seperti, padi warna merah, warna hijau dan memadukan padi warna merah dengan padi warna hijau.

Jenis padi yang merupakan perpaduan dari kedua jenis padi yang berwarna merah dengan hijau ini, hingga sekarang belum diberi nama karena belum diseminarkan, jelas Marsilan.

Marsilan, juga menjelaskan cara pembuatan biogas dengan menggunakan tahi (kotoran) ternak, mulai proses awal mengunakan sumur yang berisi kotoran ternak sampai menjadi biogas menggunakan alat sederhana secara alamiah.

Menurutnya kotoran 2 ekor sapi sehari, bisa menghasilkan biogas  untuk memasak makanan dan minuman tidak perlu menggunakan bahan lain seperti minyak tanah dan sebagainya. 
Dari lokasi pertanian Kelompok Tani Indah Sakato Desa Tong Blau, Kenagarian Kasang, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman Sumatera Barat, binaan Fakultas Pertanian UNES, Kamis, (3/7), demikian, Ka. Humas, H. Syarifuddin, SE, M.Hum, memberitakan. (ibnu sultan) 


Tidak ada komentar