Breaking News

Idul Adha di Mesjid Mawaddah Warahmah Blok AD BTP, Ibadah Qurban "Mengenang konflik cinta Nabi Ibrahim AS"

Ust. Muhammad Irwan saat khutbah Idul Adha di Mesjid Mawaddah Warahmah, Rabu 22 Agutus 2018 (foto, Hidayat) 

MAKASSAR.LAMELLONG.COM : - Allahu Allahu Akbar, La Ilaha Illahlah Wallahu Akbar. Tasbih berkumandang dari empat penjuru mata angin, oleh ummat muslim berucap dan menyelam dalam kisan kemulian Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS, serta kualitas taqwa perempuan perkasa ST. Khadijah. Adalah peristiwa atau riwayat religius tersebut dijadikan sebagai peristiwa keagamaan dan keteladanan sebagai hamba Allah yang tulus ihlas, sehingga ummat Islam di jagad raya mengenang risalah keagamaan itu sebagai risalah kesejarahan yang posisinya  sangat tinggi dan menjadi keharusan utama.

Idul Adha adalah salah satu hari raya dalam agama Islam yang didalamnya menyimpan berbagai peristiwa monumental dari peradaban kehidupan di bumi, yakni peristiwa agung Nabi Ibrahim AS, dimana peristiwa tersebut diabadikan dalam sebuah ritual ibadah, yaitu ibadah idul Adha yang didalamnya termaktub ibada Haji dan Ibadah Qurban. Kedua ibadah tersebut, syarat dengan nilai keteguhan dan keimanan yang didasari sikap penuh keihlasan dan kesabaran.

Ibadah Idul Adha sebagai keharusan keagamaan, yang di tahun 2018 dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia, pada hari rabu, 22 Agustus 2018.

Hal yang sama, di Mesjid Mawaddah Warahmah, Blok AD Kelurahan Katimbang Kecamatam Biringkanaya, Makassar, warga pun melaksanakan ibada sholat Idul Adha dalam suasana khusyu, mengikuti dan mendengar khutbah sholat Idul Adha yang dibawakan oleh Uts. Muhammad Irwan S.,  M.Ag. pengasuh pondok pesantren Darul Anam Gombara.

Suasana jamaah sholat ied, saat mendengar khutbah idul adha

Dari khutbah Ust. Muh. Irwan diulas fakta 'kesejarahan' bahwa "Ibadah qurban adalah ibadah yang berawal dari sejarah ketika Nabi Ibrahim mendapatkan perintah untuk mengorbankan putranya, Ismail dengan cara disembelih. Ujian yang amat berat bagi Nabi Ibrahim, ST. Hajar dan Ismail, ujian tentang kecintaan pada Allah diatas kecintaan terhadap keluarga, harta, jabatan dan kekuasaan".

Lebih lanjut, Hikmah dari ujian Allah kepada Nabi Ibrahim, ST. Hajar dan Nabi Ismail pada peristiwa tersebut adalah keihlasan dalam menjalankan perintah Allah SWT. Maka prinsip hidup dalam ibadah yang harus kita tingkatkan adalah :
1. Keihlasan menjadi satu kunci untuk memperoleh ridha Allah dengan menjalankan peruntah-Nya dan menjauhi larangan-Nya.
2. Qurban dalam bahasa Indonesia berati dekat. Oleh karena itu, qurban dapat diartikan sebagai usaha mendekatkan diri kepada Allah. (Hidayat)

Tidak ada komentar