Breaking News

Diskominfo Soppeng Sosialisasi Hubungan Komunikasi



Lamellong.com, Soppeng; -- Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabuoaten Soppeng menyelenggarakan sosialisasi Hubungan komunikasi sandi Pemerintah Daerah Kabupaten Soppeng bekerjasama Badan Siber dan Sandi Negara serta Dinas Komunikasi Informatika, Statistik dan Persandian Provinsi Sulsel, Senin, 27 Agustus 2918 di Ruang Pola Kantor Bupati Soppeng.

Bupati Soppeng diwakili Sekda, A Tenri Sessu membuka secara resmi sosialisasi tersebut mengatakan, era teknologi informasi dan komunikasi seperti sekarang ini, masalah keamanan data seringkali kurang mendapat perhatian dari para pemilik dan pengelola sistem informasi, masalah keamanan seringkali ditempatkan pada urutan kedua bahkan di urutan terakhir dalam daftar hal-hal yang dianggap penting.

Padahal, kata Sekda, kebocoran data selama ini disebabkan karena keterbatasan Sumber Daya Manusia (SDM).

"Belum ada Aparat Sipil Negara (ASN) yg betul-betul mampu menjaga keamanan informasi yang ada di lingkup Pemerintah Kabupaten Soppeng," tandas A. Tenri Sessu.

Menyikapi dinamika seperti itu, menurut Sekda Soppeng ini, dperlukan adanya batasan-batasan mengelolah informasi. Perlu adanya persandian sebagai pengamanan informasi dan jaringan.

Dikatakan, informasi yang sifatnya rahasia yang hanya dapat diakses oleh kalangan tertentu perlu ada pengelolaan tersendiri secara ketat agar tidak terjadi kebocoran informasi.


Diharapkan, kegiatan ini agar seluruh ASN dapat memahami cara mengelola informasi yang baik dan menggunakan aplikasi sebijak mungkin untuk mewujudkan pemerintahan yang lebih baik.

Kepala Diskominfo  Drs. Fithratuddin pada kesempatan itu mengatakan, sosialiasi ini diselenggarakan untuk memberikan pemahaman kepada ASN agar lebih bijakasana dalam mengelola informasi. Karena, menurutnya, dengan kecanggian teknologi Informasi dan Komunikasi sekarang ini sangat mudah bagi masyarakat untuk mengakses informasi, juga membuka celah kerawanan atau kebocoran informasi yang bersifat rahasia di lingkup pemerintahan, tidak menutup kemungkinan terjadi penyalahgunaan informasi oleh pihak pihak yang tidak bertanggung jawab.

Kadis Kominfo ini mengingatkan kepada ASN agar berhati-hati, dan waspada terhadap ancaman teknologi saat ini.

"Jangan memberikan password situs/link kepada orang-orang yang tidak dikenal," kata A. Fithratuddin mengingatkan.

Hadir pada sosialisasi itu, narasumber dari Badan Siber dan Sandi Negara, Kabid Persandian Diskominfo Prov Sulsel, para Kepala SKPD, para kabag, pejabat/staf pengelolah data/informasi masing-masing SKPD. (rilis/amirudin baringeng)

Tidak ada komentar