Breaking News

Progres Peningkatan Jalan Poros Tanjung Isuy Capai 26,9 %



Lamellong.com, Sendawar; -- Proyek peningkatan Jalan Poros (Pom Bensin) – Tanjung Isuy (Sirtu) ke Rigid Beton yang sumber dananya berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK) reguler, kemajuan atau progres fisiknya sudah mencapai 26,9%. Pelaksanaan pekerjaan tersebut termasuk cepat meski terkendala arus lalu lintas yang lumayan padat.

Pelaksana pekerjaan proyek tersebut adalah PT Ila Basica Contruction, perusahaan yang beralamat di Jalan Jakarta, Blok EU, Nomor 02, RT 79, Loa Bakung, Sungai Kunjang, Samarinda. Perusahaan yang terdaftar pada Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK) bernomor registrasi 379393 ini memenangi lelang secara elektronik setelah mengalahkan penawaran satu perusahaan lain yang juga berdomisili di Samarinda, yakni PT Surya Mega Jaya. Adapun nilai penawaran terkoreksi PT Ila Basica Contruction atas pekerjaan ini adalah Rp 22.415.951.000 sedang PT Surya Mega Jaya Rp 23.098.532.000.

Menurut Suyanto, pelaksana pekerjaan PT Ila Basica Contruction, pihaknya mendapatkan kontrak untuk membangun perkerasan atau rigid beton sepanjang 3,5 kilo meter dan lapisan aspal sepanjang 552 meter. Untuk pekerjaan rigid beton, terdiri dari lean concrete atau lantai kerja K-125 setebal 7 sentimeter dan rigid beton K-250 setebal 25 sentimeter dengan lebar 5,5 meter. Untuk perkerasan lentur atau hotmix berjenis Asphalt Concrete Wearing Course (ACWC) dengan tebal 5 senti meter dan lebar rata-rata 5,4 meter.

“Kita tidak mengerjakan sirtu (perkerasan pasir batu, red), karena dulu ceritanya badan jalan ini sudah diberi perkerasan sirtu, tapi sudah tidak terlihat lagi. Sebelum kami kerjakan, badan jalan terlebih dahulu dilakukan tes DCP, hasilnya layak untuk dibangun rigid beton,” papar Suyanto didampingi Mewanto dari PT Lundayeh Borneo Consultant selaku konsultan pengawas, saat diwawancara di lokasi proyek, Desa Muara Nayan, Kecamatan Jempang, Kabupaten Kutai Barat, Provinsi Kalimantan Timur, Jum'at (31/08/2018).

Perlu diketahui, tes Dynamic Cone Penetrometer atau disingkat DCP adalah tes untuk menguji nilai California Bearing Ratio (CBR) atau perbandingan antara beban penetrasi suatu lapisan tanah terhadap bahan standar dengan kedalaman dan kecepatan penetrasi yang sama menggunakan alat sederhana dengan indikator ukur dan beban tumbuk yang disebut DCP.

Selain pekerjaan aspal dan rigin beton, Suyanto mengatakan, pihaknya juga ditugaskan untuk melaksanakan pembentukan badan jalan. Namun berdasarkan pengamatan media ini di lapangan, masih didapati kondisi badan jalan yang tidak diratakan terlebih dahulu pada saat beton curah ditumpah. Di sepanjang badan jalan, juga sama sekali tidak terlihat adanya perkerasan sirtu. Badan Jalan, secara kasat, merupakan lempung.

Soal kendala pelaksanaan pekerjaan, menurut Suyanto tidak ada yang berarti. Hanya saja kondisi lalu lintas jalan yang sedikit menganggu, tetapi dapat disiasati. Termasuk juga dengan kondisi cuaca, tidak akan menjadi kendala penyelesaian pekerjaan.

“Yang pasti, dapat selesai sesuai kontrak, bulan Desember dengan masa kerja 210 hari,” kata Suyanto.

Di Portal Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kabupaten Kutai Barat, perusahaan ini diketahui mulai menandatangani kontrak bernomor 602.1/BMA38/DAK/DPUPR-KB/2018 pada 7 Mei 2018 dan dengan waktu penyelesaian selama 210 hari kalender, berarti pada 3 Desember 2018 mendatang, proyek ini sudah harus rampung.

Berdasarkan informasi dari LPJK, perusahaan ini punya lima bidang jasa kualifikasi, termasuk konstruksi jalan raya. Dari tahun 2001 hingga 2013, punya tujuh pengalaman pekerjan konstruksi dengan nilai kontrak tertinggi Rp 6 miliar. Saham terbesar dimiliki oleh Bintang Ashita Agung Hadiyana, kemudian Adelina. Untuk pengurus, Ardiansyah selaku Direktur Utamanya. Sedangkan tenaga kerja, ada Wawan Triono, Denny, Ria Sandika dan Teguh Ikhtiarso. Sementara nama Suyanto tidak disebut di dalam pengurus maupun daftar tenaga kerja diperusahaan. “Yang paling penting pekerjaan kita didampingi TP4D (Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintah dan Pembangunan Daerah yang bentuk dari unsur Kejaksaan Negeri, red),” sembari menyebut ada papan pengumuman pendampingan TP4D, disamping papan proyek. (*)

Catatan : Berita ini diterima redaksi pada Jum'at, 31 Agustus 2018 pukul 21.10 WITA via email dari Hadi Purnomo di Kutai Barat No. HP : 0811592399)


Tidak ada komentar