Breaking News

Pelaku Narkoba Ditangkap, Tak Ada Hubungannya PT KMS 27


Humas PT KMS 27, Ihwan


Lamellong.com, Konut; -- Penangkapan para pelaku pengguna obat terlarang jenis sabu di Desa Waworaha Kecamatan Lasolo Kabupaten Konawe Utara (Konut), Minggu 19 Agustus 2018, oleh Polsek Lasolo.

Dalam operasi penangkapan itu, polisi menjaring 6 orang dan diamankan di Tempat Kejadian Perkara (TKP).
5 dari 6 tersangka tersebut Warga Lasolo dan satu tersangka lainnya, warga Kabaena sesuai dengan identitas para pelaku.

Para pelaku mengaku sebagai karyawan perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan, berlokasi di Kabupaten Konut, yakni PT. KMS 27.

Menanggapi hal itu, Humas PT KMS 27 PT. KMS 27, Ihwan, merasa hal tersebut adalah keliru dan sangat ia sayangkan karena bagaimanapun pihak perusahaan PT. KMS 27. Padahal, menurut Ihwan, kelima tersangka memang bekerja di PT KMS 27 sebagai Kontraktor Mining sejak Juli lalu.


Ini keenam tersangka pelaku narkoba terjaring operasi Polsek Lasolo Polres Konawe Utara (Konut). Tampak Kapolsek Lasolo Ipda Bryan Wicaksono, S.Ik abadikan foto bersama usai memimpin penangkapan para tersangka

Ihwan mengakui, kalau pihaknya memberikan kesempatan bagi anak lokal untuk bekerja di PT. KMS 27 sebagai wujud komitment perusahaan terhadap masyarakat sekitar lingkar tambang.

Namun satu hal bahwa pihak PT. KMS 27  keberatan dengan pemberitaan di salah satu media kalau beberapa tersangka merupakan karyawan PT. KMS 27 karena sejauh ini pihak kepolisian dan media belum pernah melakukan klarifikasi pada PT. KMS 27 tandas Ihwan via ponselnya, Kamis, 23 Agustus 2018.

Ka Humas PT KMS 27 menegaskan, "penangkapan para pelaku pengguna narkoba tersebut sama sekali tidak ada hubungannya dengan kami pihak PT KMS 27," tegasnya.

Kapolsek Lasolo Ipda Bryan Wicaksono, S.Ik, dikonfirmasi via puselnya, Kamis, 23 Agustus 2018, membenarkan penangkapan pelaku narkoba tersebut. Dikatakan pula kalau kelima tersangka yang mengaku bekerja di tambang tersebut bukanlah karyawan PT KMS 27 kecuali pada Kontraktor Mining, jelasnya. (usa)


Tidak ada komentar