Breaking News

Universitas Puangrimaggalatung (UNIPRIMA) Segera Hadir di Wajo

Ketua Dewan Pembina Yayasan Perguruan Puagrimaggalatung Sengkang, Dr. H.M.Sanusi Karateng


Lamellong.com, Wajo; -- Universitas Puangrimaggalatung (Uniprima) Sengkang segera hadir di Wajo. Kampus ini merupakan perubahan status dari penggabungan beberapa sekolah tinggi menjadi universitas.

Ada lima perguruan tinggi dilebur menjadi satu, yakni; STIA Puangrimagglatung, STKIP Prima, STIP Prima, Stikes Prima  dan Akbid Prima.

Pada Rabu (8/8/2018), kampus kembali mewisuda 892 alumni. Mereka ini menyebar di STIA Prima 404, STKIP Prima (352), STIP (58), Akbid Prima (78) pada acara Dies Natalis ke-39.


Demikian ditegaskan Ketua Dewan Pembina Yayasan Perguruan Puagrimaggalatung Sengkang, Dr. H. M. Sanusi Karateng didampngi Ketua Panitia Penyatuan Sekolah Tinggi jadi Universitas, Prof. Dr. H. Imran Ismail, M.S kepada media, Selasa (7/8/2018).

Dijelaskan, surat persetujuan penggabungan sekolah tinggi menjadi universitas telah dikeluarkan oleh Kemenristekdikti dengan nomor : 3163/C.C4/KL/2018, ditandatangani Direktur Jenderal, Patdono Suwignjo tertanggal 6 Agustus 2018.

Surat persetujuan penyatuan beberapa perguruan tinggi menjadi Uniprima, setelah sebelumnya dari pihak yayasan mengirim surat meminta penyatuan perguruan tinggi tertanggal 5 April 2018 dengan Nomir : 045/YPP/IV/2018, kata pria kelahiran Sengkang 6 Oktober 1940 ini.

Pada surat persetujuan penyatuan itu masih menunggu hasil evaluasi usul pembukaan tiga prodi bidang eksakta program sarjana dalam rangka memenuhi jumlah minimal prodi pada universitas yang telah disetujui.


Pada surat persetujuan penyatuan itu masih menunggu hasil evaluasi usul pembukaan tiga prodi bidang eksakta program sarjana dalam rangka memenuhi jumlah minimal prodi pada universitas yang telah disetujui.

Proses perubahan bentuk menjadi Uniprima tidak terlepas dari bantuan dan dukungan dari Dr. Ir. Hj. Andi Yuliani Paris, M.Sc,  selaku Anggota Komisi VII DPR RI, tegas mantan Ka Kandep Kesehatan Wajo 171-1989.

Legislator pusat dari Fraksi PAN ini adalah putri asli daerah Wajo telah banyak membantu proses penyatuan sekolah tinggi jadi universitas di Kementerian Ristekdikti.

Disamping dia banyak membantu mahasiswa dalam pemberian beasiswa bidikmisi, bantuan inovasi pendidikan dan lain-lain, tandas Kepala Rumah Sakit Kusta Makassar ini.


Demikian pula terima kasih kepada Ketua L2Dikti Wilayah IX Sulawesi atas dukungan rekomendasi dan pembinaan terhadap pembinaan PTS-PTS Puangrimaggalatung, ungkap mantan Anggota DPRD Sulsel dari Fraksi Partai Demokrat ini.

Terima kasih kepada Bupati Wajo bersama jajaran Pemda, Pimpinan DPRD Wajo bersama seluruh masyarakat Wajo atas bantuannya selama ini, baik berupa moril maupun materil, kata mantan Ka Kandep Kesehatan Bone 1989-1995 ini.

Pengurus yayasan mengucapkan terima kasih kepada Pimpinan Unit PTS, Direktur Pascasarjana, Senat Dosen dan staf yang bekerja dengan sepenuh hati, mengajar dan membimbing para mahasiswa sehingga mencapai tahapan Wisuda pada hari ini.

Tidak lupa pula menyampaikan terima kasih secara khusus kepada Panitia Penyatuan Sekolah Tinggi menjadi Universitas di bawah kendali Prof. Dr. H. Imran Ismail, M.S  telah bekerja keras dan dapat membawa hasil dengan baik.(yahya/sanusi muda)


Tidak ada komentar