Breaking News

Harapan Kandidat Doktor Pertanian Unhas kepada Gubernur Baru Sulsel



Lamellong.com, Makassar; -- Pelantikan Gubernur Tepilih Sulawesi Selatan digelar di Jakarta 5 September 2018.  Prof. Nurdin Abdullah dan Andi Sudirman Sulaiman dilantik di Istana Negara oleh Presiden Joko Widodo.

Berbagai kalangan berharap momentum pergantian kepemimpinan di Provinsi Sulawesi Selatan akan membawa perubahan ke arah lebih baik temasuk ke daerah sekitarnya.

Kandidat doktor pertanian PPs-Unhas ini Harli A. Karim mengatakan, momentum kepemimpinan baru di Sulsel akan berdampak ke wilayah sekitarnya  terlebih kepada Sulawesi Barat (Sulbar) yang merupakan hasil pemekaran dari Sulsel 12 tahun silam.

Kehadiran Prof. Nurdin Abdullah menjadi gubernur Sulsel diharapkan berpengaruh positif terhadap pembangunan di Sulbar.

Kata Harli, Gubernur baru Sulsel ini diharapkan menjadi koordinator percepatan pembangunan di wilayah Sulawesi karena wilayah tersebut merupakan wilayah yang saling terintegrasi.

Selain itu, kata Harli, kehadiran Prof. Nurdin Abdullah mengingatkan kembali keberhasilan kepemimpinan Prof. Ahmad Amiruddin (1983-1993).

Prof. Amiruddin mencetuskan program legendaris “Tri Konsep Pembangunan Sulsel” saat itu. Konsep Pengwilayahan Komoditas, Perubahan Pola Pikir dan Petik Olah Jual menjadikan Sulsel sebagai pusat pertumbuhan ekonomi di timur Indonesia.

Kata Akademisi Unasman Sulbar ini, meski dicetuskan 30 tahun lalu Tri Konsep itu masih berdampak sampai sekarang. Istilah-istilah seperti kawasan beras Bosowasipilu (Bone, Soppeng, Wajo, Sidrap, Pinrang, dan Luwu), tandas dosen pertanian Unasman Polman ini.

kawasan kopi Madutora (Mandar, Duri, dan Toraja), kawasan kakao Mandalu (Mandar dan Luwu), kasawasn hortikultura Sikumbang (Sinjai, Bulukumba Bantaeng, dan Gowa).

Wilayah-wilayah tersebut kata kandidat Doktor Pertanian Unhas ini, masih konsisten dengan pengwilayahan komoditas tersebut.

Pengalaman Prof. Nurdin sebagai Akademisi dan Bupati Bantaeng kita harapkan menjadi modal untuk percepatan pembangunan di Sulawesi dan sekitarnya. Terlebih Sulbar yang merupakan “anak kandung” Sulawesi Selatan. (nasrullah)


Tidak ada komentar